Muspika Darul Ihsan Aceh Timur Launching Perdana Gampong Tanggap Bereh

 

Aceh Timur – MMGN |Gampong Tanggap Bereh Istilah dari Desa Tanggap Beres adalah (Desa responsive OK) Desa yang ikut mendukung era New Normal,
Definisi new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan (COVID-19) dalam aspek kesehatan, sosial-ekonomi, dan aspek lainnya termasuk tidak terlepas dari protokol kesehatan dalam beraktifitas.

Dalam menuju arah new normal Aceh Timur mempersiapkan atau menguatkan 513 Desa untuk mendukung diberbagai sektor, seperti Kamtibmas, Ketahanan Negara, Kesehatan, ekonomi, Ketahanan pangan, Pendidikan serta peribadatan dan sektor terpenting lainnya, yang dikemas menjadi program bagi desa-desa bernama Gampong Tanggap Bereh.

Camat Darul Ihsan melalui Sekretaris Syarafil Akmal,A.Md, saat meresmikan perdana Desa Keude Dua Menjadi Gampong Tanggap Bereh,” kamis,25/6/2020.

Beliau pada kesempatannya menyampaikan program tanggap bereh dalam era new normal ini,sangat bermanfaat bagi masyarakat kita terutama di Kecamatan Darul Ihsan seperti kita lihat disini Gampong Keude Dua, dengan Tanggap berehnya, Terlihat adanya Posko Penanggulangan (COVID-19) serta Relawan aktif, termasuk perlengkapannya, dan disini juga ada petugas medis yang sudah mampu melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap pendatang dari luar daerah.

“Syarafil Akmal menyampaikan bahwa diGampong Tanggap Bereh yaitu Desa Keude Dua bukan hanya sektor kesehatan saja yang bisa diandalkan, akan tetapi ada sektor kamtibmas begitu kondusif, ketahanan pangan ada, termasuk peribadatan selalu terlaksana secara aktif, ini bertanda New Normal didukung oleh semua sektor atau berbagai pihak dalam kecamatan, terkait Gampong Tanggap bereh dikeude dua kiranya, bisa Menjadi contoh bagi desa yang lain, serta kita tidak tahu kapan batas waktunya new normal maupun program gampong tanggap bereh ini semua, yang jelas kita tetap mendukung program pemerintah sebutnya.

Kapolsek Darul Ihsan Ipda Sukemi pada kesempatannya menerangkan ” semua sektor harus berusaha untuk beres dalam menuju new normal ini seperti yang disebutkan oleh Sektaris Camat Darul Ihsan, tutur Ipda Sukemi.

Ipda Sukemi menjelaskan dalam menuju New normal ada hal yang harus diperhatikan yaitu mematuhi protokol kesehatan, maka dengan terlaksana protokol kesehatan kita bersama-sama dapat memutuskan mata rantai penyebaran (COVID-19) sebutnya.

Sambil membahas program Tanggap Beres, Relawan dibantu Muspika Kecamatan Darul Ihsan, menyelenggarakan juga Simulasi Terkait Pencegahan (COVID-19) sebagai Tanggap Bereh seperti yang disebutkan oleh Kepala Puskesmas Marmeam, S.Kep.S.KM.

Kepala Puskesmas Darul Ihsan Marmeam,S.Kep,S.KM. mengutarakan bahwa untuk Desa Keude Dua, kita sudah melihat tadi Tanggap Berehnya disektor Penanggulangan (COVID-19) dalam bentuk Melindungi maupun menjaga Kesehatan Masyarakat desanya. Itu suatu apresiasi yang sangat luar biasa bagi relawan desa.

Marmeam mengungkap dimana hasil peninjauannya bersama Muspika ke Posko (COVID-19) terlihat berbagai alat maupun bahan medis tersedia secara lengkap diposko relawan, serta bagi relawan yang berasal dari medis atau bidan desa mereka tentunya sudah paham bagaimana cara menerima laporan dan melapor ke didalam menghadapi kalau ada pendatang dari luar, ini semua terkait Penanggulangan (COVID-19) ungkapnya.

Penataan Sektor Tanggap Bereh, disambut baik oleh Kepala Desa Keude Dua, agar menjadi Desa percontohan di Kecamatan Darul Ihsan

Kepala Desa Keude Dua Syaifullah Sangat berterima kasih atas Kunjungan Muspika Darul Ihsan Kedesanya , dimana desanya telah diberi penilaian yang baik dan bagus menjadi desa Perdana di Kecamatan Darul Ihsan sebagai *Gampong Tanggap Bereh”

Syaifullah berharap dengan telah ditetapkan Gampong Tanggap Bereh ini, kiranya Masyarakat Desanya umumnya serta Relawan khususnya yang bertugas saat piket pada Posko (COVID-19), Seraya Saya berharap agar memantau tidak henti-hentinya siang dan malam kalau ada pendatang luar daerah, yang berrujuan untuk mencegah hal-hal yang dapat membahayakan terancam dari wabah (COVID-19).