ASISTENSI PENGUATAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN ANTI NARKOBA DI KELOMPOK MASYARAKAT

ACEH SELATAN – MMGN/ BNN Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan Asistensi Panguatan Pembangunan Anti Narkoba di Kelompok Masyarakat di Aula Hotel Dian Rana Gampong Lhok Bengkuang Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan,Rabu 12/09/2018.

Di dalam kegiatan Asistensi tersebut turut hadir Kepala BNN Kabupaten Aceh Selatan Bapak Nuzulian S,Sos, Asisten I Bapak Erwiandi.SSos MSi, dan para Keucik yang mewakili Desa Panton Rubek, Desa Kuta Trieng dan Desa Kuta Iboh Kecamatan Labuhan Haji Barat dan kelompok masyarakat seperti BFLF dan HTI, PERTAHANA serta kelompok masyarakat lainnya.

Nuzulian menyampaikan “Dalam kegiatan Asistensi penguat pembangunan untuk itu mengajak para Keucik dan penggiat anti Narkoba serta masyarakat untuk dapat berperan aktif untuk berperang dalam mengatasi peredaran Narkoba sesuai amanah UU 35 tahun 2009, yang mana masyarakat mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.”katanya..
 
Sambung Nuzulian, BNN Kabupaten Aceh Selatan juga akan membentuk Satgas Anti Narkoba di setiap desa yang ada di Aceh Selatan ini dan sudah berkoordinasi dengan semua Keucik agar dapat di bentuk Satgas Anti Narkoba setiap desa dan juga agar dapat di anggarkan dalam anggaran desa masing – masing sesuai Perbup 97 tahun 2017,”harapnya.

“Namun dengan demikian kami dari BNN Kabupaten Aceh Selatan sudah berkoordinasi dengan Dinas DPMG Aceh Selatan masalah pemberantasan Narkoba agar dapat di tuangkan dalam anggaran setiap desa sesuai dengan Perbup 97 tahun 2017, supaya di dalam pemberantasan Narkoba ini kita bentuk Satgas Anti Narkoba di setiap desa yang ada di Aceh Selatan ini dengan cepat,”harapnya.

Erwiandi,S.Sos MSi selaku Asisten I Pemkab Aceh Selatan mengatakan,”Di dalam permasalahan Narkoba ini, kita selaku masyarakat harus ikut berperan aktif dalam pemberantasan Narkoba, dan juga kita punya hak dan tanggung jawab dalam hal ini sesuai dengan UU 35 tahun 2009,”tuturnya.

Lanjut Erwiandi,”Untuk itu para kelompok Penggiat Anti Narkoba supaya lebih berperan aktif lagi dalam berperang untuk mengawasi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di samping masyarakat,”harapnya.

Kemudian Erwiandi menyampaikan,”Masalah Narkoba ini akan kita perang bersama – sama apa lagi di tubuh para ASN akan kita lakukan pengecekan tes urine dan kita masukan dalam anggaran seluruh SKPK di dalam melakukan kegiatan ini, dan para CPNS nantinya akan kita lakukan tes urine juga,”tegasnya.

Sambungnya”Program BNN Kabupaten Aceh Selatan masalah pembentukan Satgas Anti Narkoba di setiap desa dan agar dapat di masukan dalam anggaran Desa atau Gampong sesuai Perbup 97 tahun 2017 akan kita bahas dalam pembahasan dengan DPRK agar dapat di tuangkan dalam anggaran desa tahun 2019 nantinya, supaya cepat terlaksana pembentukan Satgas Anti Narkoba di setiap desa yang ada di Aceh Selatan ini,”tegasnya(ms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *