Bantu Pencegahan Narkoba BUMN Alokasikan Anggaran Bina Lingkungan

 

MMGN| Banda Aceh – Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Heru Pranoto, MSi menyatakan, BUMN berkewajiban membantu program pencegahan narkoba melalui program bina lingkungan. Kegiatan dapat berupa deteksi dini melalui tes urine dan sosialisasi.

“Amanat Inpres Nomor 2 Tahun 2020, ada dana CSR BUMN yang dapat di manfaatkan untuk kegiatan pencegahan narkoba,” ucapnya pada kegiatan Workshop Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Usaha/Swasta di Hotel Kyriad, Rabu (26/8).

Dia mengungkapkan, angka penyalahguna di sektor pekerja mencapai 50 persen dari sekitar total pengguna 4 juta orang. Termasuk sektor lingkungan usaha/swasta.

Heru menyebutkan narkoba sangat mengganggu operasional BUMN. Hal tersebut berdasarkan pengalaman saat melakukan penyelidikan terhadap salah satu perusahaan perkebunan karet di suatu daerah. Dimana dalam hasil penyelidikan tersebut akibat narkoba telah menyebabkan kerugian dan produktivitas perusahaan.

“Mulai dari unit terbawah itu sudah dicurangi sehingga mengakibatkan secara keseluruhan perusahan merugi,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya mengajak para pegawai BUMN yang diundang pada kegiatan ini untuk merancang program program yang bisa diimplementasikan dilingkungan kerja masing-masing.

“Hari ini kita undang menjadi penggiat agar kedepan bisa ada program program yang dihasilkan,” pungkasnya.

Ketua Forum Komunikasi BUMN Ferry Hariawan juga menuturkan hal yang sama. Kementerian BUMN telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk mendukung program pencegahan narkoba.

“Bisa melalui tes urine dan sosialisasi di lingkungan kerja masing masing, dan bisa juga untuk mendukung program alternatif development” jelasnya.

Ferry yang juga menjabat sebagai vice presiden PT Pegadaian Area Aceh menjelaskan, kegiatan tes urine dan sosialisasi telah dilaksanakan tahun ini di Lingkungan PT. Pegadaian Syariah Aceh. Dirinya berharap hal serupa dilaksanakan oleh BUMN lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 BUMN diantaranya PLN, Pertamina, BRI Syariah, Mandiri Syariah, Pegadaian dan lainnya. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyematan pin penggiat oleh Kepala BNNP Aceh.

Selain pemateri diatas, juga diisi oleh Kepala Bidang P2M Masduki SH, dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Suharmansyah, S.Sos.