Banyak Pengusaha SPA di Aceh Enggan Ikutkan Uji Kompetensi Karyawannya

Banda Aceh, Pengusaha jasa SPA di Aceh masih banyak yang enggan untuk mengikut sertakan karyawannya untuk mengikuti Uji Kompetensi Sektor Pariwisata Bidang SPA, padahal uji kompetensi tersebut adalah untuk memenuhi undang-undang pariwisata yang mewajibkan seluruh pekerja wisata memiliki sertifikat kompetensi termasuk didalamnya SPA. Hal tersebut disampaikan Vivi Sharmila selaku tuan rumah tempat uji kompetensi kepada awak media, Senin (27/8/2018).

Vivi mengatakan, antusiasme SPA di Aceh untuk ikut serta karyawannya sangat kurang, padahal pihaknya jauh-jauh hari sudah mengirimkan undangan untuk ikut uji kompetensi, akan tetapi antusiasmenya kurang, dirinya juga tidak mengetahui penyebabnya, mungkin mereka berpikir bahwa uji kompetensi ini tidak penting dan bagus, padahal uji kompetensi ini adalah sangat bagus bagi karyawannya dalam rangka meningkatkan kemampuan di bidang terapis .

Lanjutnya, sebenarnya pihaknya menginginkan seluruh Aceh dapat mengikuti sertifikasi tersebut, akan tetapi hanya beberapa SPA saja yang bersedia mengikut sertakan karyawannya dalam uji kompetensi SPA yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Provinsi Aceh dipercayakan di VIVI SPA, Lamnyong, Banda Aceh sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Kegiatan sertifikasi kompetensi SPA ini difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Asdep Pengembangan SDM Pariwisata, serta dilaksanakan oleh LSP SPA NASIONAL digelar di Banda Aceh selama 3 hari di VIVI SPA Lamnyong pada tanggal 27-29 Agustus 2018.

Dimana kegiatan tersebut diketuai oleh Ibu Annie Savitri, SE, PgD, IA, Dip. Cidesco yang hari ini diwakili oleh Ibu Drg. Hermiati Atas Purwandari, MM, Dip. Cidesco, Dip. SPA CIBTAC selaku Ketua Bidang Standarisasi LSP SPA Nasional.

Ketua Bidang Standarisasi LSP SPA Nasional Drg. Hermiati Atas Purwandari, MM, Dip. Cidesco, Dip. SPA CIBTAC mengatakan tujuan dari diadakannya kegiatan Uji Kompetensi Sertifikasi Profesi Terapis SPA ini adalah untuk memberikan pengakuan atas kompetensi profesi yang dimiliki oleh tenaga kerja di bidang SPA sesuai skema okupasi yang diujikan, untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja bidang SPA agar mereka memahami pentingnya profesionalisme dan legalitas, serta dalam rangka menyiapkan tenaga kerja profesional dalam rangka berlakunya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) agar tenaga kerja kita siap bersaing dengan tenaga kerja asing, serta siap bekerja di mancanegara.

Hermiati menambahkan untuk Propinsi Aceh pada tahun 2018 mendapatkan kuota Uji Kompetensi Bidang SPA sebanyak 100 orang. Uji kompetensi ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan antara lain, proses pendaftaran peserta, proses verifikasi kelengkapan berkas, proses asesmen mandiri, yang ketiga tahap ini disebut proses Pra Asesmen yakni persiapan sebelum hari pengujian. Jika sudah melalui proses Pra Asesmen, maka masuk ke proses Asesmen yakni proses pengujian berupa pengumpulan bukti yang dilakukan dengan metode tes tertulis (untuk melihat pengetahuan) dan metode demonstrasi praktek (untuk melihat keterampilan dan sikap kerja).

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang diwikili oleh Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Irmayani Ibrahim mengharapkan dengan adanya kompetensi ini semua SPA yang ada di Aceh ini berkompeten dan sudah bisa melayani tamunya dengan baik, karena Uji kompetensi ini menjadikan terapis yang berkompeten dibidangnya, begitu juga dengan usaha SPA sendiri, yang sudah berkompeten pastinya produk-produk yang digunakan adalah produck nya halal dan tidak mengandung bahan kimia yang membahayakan, semuanya sudah bagus mulai dari pelayanan penyambutan tamu dan juga pelayanan terhadap penggunaan jasa SPA sendiri.

“Kita berharap juga pada tahun depan, pemerintah pusat melalu kementerian pariwisata dapat menambah kuota Uji Kompetensi Bidang SPA, agar pera terapis SPA di Aceh dapat mengikuti dalam rangka meningkatkan profesionalitas bekerja,” demikian harap Irmayani[]




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *