Bem Fakultas Ilmu Komputer Serahkan Hadiah Bagi Pemenang Festival Kreativitas Fikom

 

 

MMGN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komputer  bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Informatika (Himaif) dan Himpunan Mahasiswa Manajemen Informatika Universitas Almuslim, telah selesai melaksanakan acara FKFI II (Festival Kreativitas Fikom ke 2) yang diadakan di Fakultas Ilmu Komputer Umuslim.

 

Kegiatan yang digelar 23-25 Desember 2019 diikuti siswa, mahasiswa dan masyarakat umum. Pembagian hadiah lomba kepada pemenang diserahkan pada Kamis (2/1/2020).

 

FestKFI ke 2 ini adalah sebuah ajang perlombaan yang dilaksanakan setiap periodenya, dalam kegiatan kali ini, BEM Fikom periode 2019-2020 kembali menggelar festival tersebut untuk menyambung tongkat estafet yang diwariskan oleh BEM sebelummya.

 

Ketua panitia, Karuna Putra, dalam kata sambutanya mengatakan FestKFI ke 2 merupakan ajang perlombaan di bidang IT.

 

“Dimana perlombaan ini digelar dengan maksud dan tujuan untuk menumbuhkan dan terus memacu Kreativitas setiap User IT, juga agar terbentuknya suatu wadah yang menampung kreatifitas dan skil yang dimiliki baik itu di kalangan siswa, mahasiswa, maupun masyarakat umum,” jelasnya.

 

Dalam kegiatan kali ini FKFI ke 2 memperlombakan beberapa jenis perlombaan, di antaranya, desain logo, desain poster, dosain VVAP/vector, animasi gif, photography, dan film pendek.

 

“Semoga kedepan akan ada event-event seperti ini lagi, dan semoga Fikom terus maju dan makin berkembang,” harapnya.

 

Sementara itu, Penanggung jawab kegiatan, M Abizal Aulia  mnyebutkan, kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat positif dan harus berkelanjutan, seperti kita ketahui FKFI ke 2 adalah kegiatan perlombaan kreatifitas yang di adakan setiap tahunnya,

 

“Harapan saya semoga dengan kegiatan ini dapat terus memacu Kreativitas anak bangsa dan daerah dalam bidang IT untuk terus mengeluarkan potensinya,” sebut Wakil Ketua BEM Fikom Umuslim tersebut.

 

Dekan Fakultas Ilmu Komputer Taufiq S.T,.M.T Universitas Almuslim mengatakan, minimnya perlombaan IT di daerah membuat down semangat para pejuang IT, namun bidang IT ini sangat diperlukan kemanapun kita melangkah.

 

“Maka dari itu mari sama-sama kita bangkitkan kembali peminat IT didaerah sehingga daerah tidak terus tertinggal diera millenial 4.0 ini, harapan saya semoga kedepan penerus-penerus IT daerah terus mengeluarkan potensi-potensinya,” kata Taufiq.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *