Besok, HRD dan Wamen PUPR Tinjau Banjir Aceh

Jakarta – MMGN | Anggota Komisi V DPR RI asal Aceh, H. Ruslan M Daud (HRD) akan melakukan kunjungan kerja bersama Wakil Menteri PUPR ke Aceh Utara dan Aceh Timur tanggal 8-9 September 2020. Kunjungan tersebut dalam rangka penanganan banjir di sejumlah daerah di Aceh. Kunker tersebut didampingi oleh Achmad Gani Ghazali Akman (Staf Ahli Menteri PUPR), Akhmad Cahyadi (Direktur Preservasi Jalan), Elroy Koyari (Kasubdit Wilayah I Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan) serta sejumlah kepala balai yang ada di Aceh.

HRD menyampaikan bahwa ekses dari hujan beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir di beberapa daerah, terutama di pantai timur-utara Aceh. HRD menyebutkan bahwa Ia mendapatkan banyak laporan dari masyarakat ekses dari banjir seperti bendung yang rusak, sungai yang meluap, padi yang terendam air, tanggul yang roboh, permukiman yang kebanjiran, dayah dan sekolah yang terendam banjir dan sejumlah permasalahan lainnya.
“Saya membangun komunikasi dengan Pak Menteri PUPR terkait banjir di Aceh terutama yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat melalui APBN. Alhamdulillah direspon cepat oleh beliau dengan mendelegasikan Pak Wakil Menteri untuk berkunjung ke Aceh dan meninjau langsung kondisi banjir. Pak Menteri harus meninjau banjir di Sumatera Utara. Makanya beliau meminta Pak Wamen yang ke Aceh”ucap HRD.

Lebih lanjut HRD menyampaikan bahwa kunjungan kali ini secara khusus memantau sejumlah infrastruktur yang terdampak banjir, khususnya untuk infrastruktur yang menjadi ranah Pemerintah Pusat yang bersumber dari APBN. Salah satunya adalah Bendung Krueng Pase di Kecamatan Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara. “Kemarin jam 09.00 pagi, Bendung tersebut jebol akibat debit air yang terlalu tinggi. Saya langsung sampaikan ke Pak Menteri dan Wamen PUPR. Alhamdulillah langsung direspon. Besok akan kita tinjau ke sana bersama Pak Wamen dan teman-teman balai” jelas HRD sembari menambahkan bahwa rombongan juga akan meninjau beberapa gedung di IAIN Lhokseumawe yang dibangun oleh PUPR melalui APBN.

HRD menambahkan bahwa Bendung tersebut sudah direncanakan perbaikan fisiknya secara bertahap yang akan dimulai tahun 2021 dengan anggaran 30 miliar. Bahkan HRD juga sudah mengunjungi bendung tersebut pada reses bulan lalu. “Sekarang masih dalam finalisasi DED. Nanti awal tahun 2021 akan dimulai pengerjaan fisiknya. Namun karena sekarang sudah putus, maka harus dipikirkan dulu langkah penanganan daruratnya” jelas HRD.

Kunjungan Kerja Wakil Menteri PUPR dan Anggota Komisi V DPR RI ini juga akan meninjau sejumlah lokasi di Aceh Timur pada hari Rabu, 9 Desember 2020. “Di Aceh Timur, kita akan tinjau Sungai Arakundo dan jembatan di Peureulak. Selain itu, kita akan tinjau juga rumah warga yang sedang dibangun melalui Aspirasi kami yaitu Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)” tutup HRD.