BNNP Aceh dan UT Banda Aceh teken MoU

Banda Aceh, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Terbuka Banda Aceh. Dalam rangka meningkatkan kerjasama mengenai upaya P4GN dan peningkatan kualitas sumber daya manusia BNNP Aceh untuk melanjutkan pendidikan ke UT Banda Aceh.

Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung oleh Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH dan Direktur UT Banda Aceh Drs. Edy Sjarif, M.Pd yang berlangsung di Aula Kantor BNNP Aceh, Selasa 5 Maret 2019.

Penandatanganan MoU ini disaksikan oleh Kepala Bagian Umum BNNP Aceh Drs. Agussalim, Kepala BNN Kota Banda Aceh, Para Kabid dan Kasi BNNP Aceh. Serta hadir jiga dalam penandatanganan ini Manager Registrasi dan Assessment UT, Manage Bantuan Belajar dan Bahan Ajar UT dan para staf BNNP Aceh dan UT.

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Faisal AN dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimaksih yang setinggi-tingginya kepada UT yang telah peduli dengan situasi darurat narkoba saat ini.

“Penandatanganan MoU ini, merupaka wujud kepedulian kita terhadap keadaan darurat narkoba sekarang ini” imbuhnya, seraya menjelaskan keadaan darurat narkoba di Aceh yang sudah pada tahap sangat mengkhawatirkan sehingga perlu aksi bersama untuk memeranginya.

Ia juga menjelaskan, bahwa, banyak program BNNP Aceh melaui kearifan lokal yang langsung menyentuh masyarakat, salah satunya adalah Saweu Kampus, dimana melalui MoU ini, BNNP akan melakukan Saweu Kampus, ke kampus UT.

“Salah satu program quick wins BNNP adalah Saweu Kampus, termasuk UT yang akan kita kunjungi dalam rangka upaya P4GN” kata Faisal.

Sementara, Direktur Univeraitas Terbuka Banda Aceh Edy Sjarif pada kesempatan tersebut mengatakan Penyebarluasan Pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat dengan asas tanpa batas merupakan amanat dari pemerintah bagi UT.

Edy menambahkan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pendidikan juga harus didukung dengan jiwa raga yg sehat, karenanya pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu wujud tercapainya peningkatan kualitas pendidikan dimasyarakat.

“Banyak mahasiswa kita dari kalangan pekerja dan orang dewasa, jadi perlu dilakukan sosialisasi bahaya narkoba, agar mereka juga bisa mencegah penyalahgunaannya bagi diri sendiri dan di keluarga masing-masing” imbuhnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *