Camat Kluet Utara Bantah Daerahnya Gagal Panen.

 

 

MMGN – ACEH SELATAN – Camat Kluet Utara kabupaten Aceh Selatan membantah adanya tanaman padi gagal total panennya akibat diserang hama tikus.

 

Camat Kluet Utara H Zainal SE, di Tapaktuan, Minggu 1 Desember 2019, kepada wartawan mengatakan, bahwa dari 1.746 hektar luas lahan pertanian yang ditanam pada musim gadu 560 ha di 8 gampong dalam Kecamatan Kluet Utara dari 21 gampong, yang diserang hama itu hanyalah sekitar lebih kurang 4 hektar atau 0,07 % saja pada garapan  kelompok tani (Poktan) yang ada di kecamatan Kluet Utara.

“Kami merasa heran terhadap informan yang memberikan informasi kepada LSM Formak Aceh Selatan di media mengatakan terjadinya gagal total panen, sama sekali tidak dapat menuai hasil,” katanya.

 

Menurut Zainal, apa yang di sampaikan itu tidaklah benar, karena saya turun kelapangan dan menampung keluhan para petani.

 

“Jika petani memang ada yang gagal total panen, kami Forkopimcam pasti berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk mencari solusinya,” kesalnya.

 

Camat Zainal kembali menegaskan bahwa panen tahun ini tidak ada yang namanya gagal total. Malahan lanjutnya, hasil pertanian setiap desa jauh lebih meningkat hingga mencapai 7,5 ton/gampong dibanding dengan tahun lalu.

 

Setelah diuji ubinan oleh pihak Statistik, lanjutnya, pada bulan Desember ini masyarakat Kluet Utara kembali menggarap lahan persawahannya dan akan melakukan penanaman kembali pada bulan Januari 2020. Kami terus melakukan usaha dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat petani untuk perbaikan perekonomian masyarakat, sehingga dengan usaha tani tanam padi yang sedang digalakkan dapat menjadi sumber pendapatan ekonomi masyarakat umumnya.

 

“Kalau masalah hama berupa tikus, keong, burung dan hama lainnya itu adalah hal yang biasa, dan tahun ini gangguan hama jauh lebih berkurang di banding dengan musim gadu pada tahun yang lalu. Yang jelas hasil pertanian meningkat, meskipun ada yang diserang hama hanyalah dalam jumlah yang sedikit dan masih wajar,” tegasnya. (MUS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *