DIDUGA PEMILIHAN IMUM MUKIM PEULUMAT KECAMATAN LABUHAN HAJI TIMUR MELANGGAR QANUN ACEH NO.3 TAHUN 2009

Aceh Selatan-MMGN| Salah seorang calon Imum Mukim Peulumat Kecamatan Labuhan Haji Timur Tgk. Sukarman Al Khalili menyampaikan keberatan atas proses pelaksanaan pemilihan Imum Mukim Peulumat karena tidak sesuai dan melanggar Qanun Aceh No 3 Tahun 2009 tentang tata cara pemilihan dan pemberhentian Imum Mukim di Aceh. Adapun pemilihan Imum Mukin tersebut telah dilaksanakan dengan Calon Kaharuddin ( Imum Mukim Terpilih), Tgk. Sukarman Al Khalili dan Paridi SD.

Melalui siaran pers yang diterima MMGN 30/9/18, Sukarman mengatakan tidak dibenarkan Camat menjadi Ketua Panitia dalam pemilihan tersebut tetapi karena jabatannya sebagai Camat maka Camat menjadi penanggung jawab, hal ini tertuang dalam Qanun Aceh No.3 Tahun 2009 Pasal 3 Ayat 1.

Dalam Pasal 5 ayat 1 tertulis panitia pemilihan dibentuk dan ditetapkan oleh Camat atas nama Bupati/Walikota dan pasal 2 panitia pemilihan dalam melaksanakan tugas bertanggung jawab kepada penanggung jawab pemilihan, maka tidak ada dasarnya camat selaku penanggung jawab panitia pemilihan menjadi Ketua Pemilihan.

Yang lebih anehnya lagi surat undangan pemilihan dibagikan kepada pemilih pada pagi hari pemilihan. Dan surat undangan tersebut dibagikan kepada pemilih oleh panitia pemilihan melalui Keucik Gampong Aur Peulumat dan Keucik Paya Peulumat.

Sukarman juga menambahkan ada salah satu tokoh agama yaitu Tgk. Baharuddin dari Gampong Paya Peulumat Yang berhak memilih, namun tidak diberitahukan melalui undangan namun Keucik Gampong Paya menunjuk orang lain yaitu kepala dusun.

Ada satu keganjilan lagi bahwa hasil musyawarah telah menetapkan pemilih sebanyak 10 orang namun tiba-tiba ada penambahan lagi sebanyak 9 orang tanpa dimusyawarahkan dan penambahannya tidak merata di masing-masing desa.

Sukarman juga berusaha meminta photo Copy SK Panitia tetapi Saudara Fadli yang juga sebagai panitia tidak mau memberikan dengan alasan tidak ada izin camat, dan ketika Karman meminta kepada Camat dengan alasan semua berkas ada sama Fadli.

Oleh karenanya dengan tegas Sukarman menyampaikan bahwa pemilihan Imum Mukim Peulumat Kecamatan Labuhan Haji Timur telah melanggar Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2009 dan harus dilakukan pemilihan ulang dengan membentuk kepanitiaan yang sesuai dengan Qanun tersebut tandasnya (ril)