DPRK Aceh Timur Bersama Dinas Sosial, Lepas Peserta Pelatihan Menjahit

 

MMGN – IDI |Terkait Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Masyarakat ( Pmks ) di Aceh Timur selama ini, banyak pihak ikut menyoroti kinerja Dinas Sosial, baik dari Unsur Masyarakat seperti Ormas, termasuk DPRK sampai kepada Bupati Aceh Timur, serta unsur lainnya, yang bertujuan adalah memberikan dukungan berupa solusi kepada Dinas tersebut, dengan cara mengentaskan permasalahan sosial, sekiranya menyangkut hajat hidup masyarakat banyak, tentunya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Timur Tgk. Muhammad Daud sapaan Abi Daod disela -sela waktunya, setelah menghadiri acara Pelepasan Peserta Ketrampilan menjahit, yang bertempat di Kantor Dinas Sosial Aceh Timur jumat 31/1/20.

Beliau menyampaikan hari ini saya punya 2 agenda dilapangan 1 saya diundang menjadi Khatib di Masjid Peudawa, yang ke 2, saya bersama rekan-rekan kita merupakan anggota Dprk Aceh Timur, seperti M. Yahya dan Salman, kami bertiga turut menghadiri undangan dari Dinas Sosial dalam rangka acara Pelepasan Peserta Pelatihan Ketrampilan menjahit yang berasal dari Aceh Timur, semuanya sebanyak 5 Orang, dan mereka semua berstatus anak putus sekolah dan kita kirim ke Banda Aceh, untuk ditempatkan pada Unit Pelaksana Tehnis Dinas ( UPTD) Rumoh Sejahtera Jroeh Naguna, selama 5 bulan sebutnya.

Abi Daod menambahkan setelah kembalinya mereka dari Pelatihan Ketrampilan, nantinya mereka akan kita berdayakan juga sebagaimana prospek dari pada mereka, atau mereka sudah mandiri, kalau sudah mandiri, kita buat program usaha taylor di Aceh Timur untuk mereka, sehingga mereka terberdayakan nantinya, dan kami berharap mereka terus belajar dengan giat agar mereka sukses, demi masa depan mereka ini, sebutnya.

Kepala Dinas Sosial Aceh Timur Elfiandi,S.PI melalui Kabid Rehabsos Iskandar, S.Kom, menuturkan terkait pengiriman peserta ketrampilan bagi anak putus sekolah yang berada diAceh Timur, peserta yang diterima 5 Orang dari yang mendaftar 41 Orang dan mereka nantinya akan mengikuti pelatihan ketrampilan selama 5 bulan di Uptd Rumoh Sejahtera Jroh Naguna Banda Aceh, dan tanggal 1/2/2020 mereka harus berangkat, sebab mereka tanggal 2/2/2020 sudah berada disana tuturnya.

Terkait fasilitas yang mendukung bagi peserta, Iskandar menyebutkan bahwa mereka salah satunya mendapat pelatihan ketrampilan, kegiatan olah raga, pakaian, dan lainnya termasuk mereka dapat mengikuti pengajian-pengajian yang diadakan ditempat tersebut.

Jadi mereka setelah siap mengikuti pelatihan nantinya mereka akan diberikan perlengkapan menjahit dan segera kembali ke Aceh Timur tutupnya.