DPW Gerbang Tani Aceh Lakukan Konsolidasi Kepengurusan Di Kabupaten Kota

 

Lhokseumawe – MMGN | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Gerakan Kebangkitan Petani & Nelayan (Gerbang Tani) Propinsi Aceh, lakukan konsolidasi dan penguatan Gerbang Tani Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, bertempat di TR Kupi Lhokseumawe, Minggu malam, (14/6/2020).

Ketua DPW Gerbang Tani Aceh, Faisal Ridha, S.Ag. MM, usai kegiatan, kepada awak media mengatakan, kegiatan tersebut, merupakan penguatan dan revitalisasi struktur kepengurusan yang masa jabatannya telah berakhir.

“Malam ini kita melakukan konsolidasi Gerbang Tani Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, kebetulan kepengurusan yang lama sudah genap usianya lima tahun, jadi kita melakukan revitalisasi kepengurusan.” Ungkap Politisi PKB itu.

Lanjutnya, kedepan Gerbang tani akan tetap memfasilitasi petani dan nelayan, kemudian membantu mendorong terciptanya kondisi hukum, politik, ekonomi, dan seterusnya yang berpihak kepada petani, nelayan dan petambak garam.

“Misalkan saja, petani mempunyai persoalan di tingkat produksi, baik yang berhubungan dengan alat produksi, benih, air dan lahan. Nah, Gerbang Tani harus membantu menjembatani petani dengan stakeholder terkait yang ditugaskan negara untuk mengawal produksi di tingkat petani, begitu juga di tingkat nelayan.” Ujar Faisal Ridha.

Sambungnya lagi, Gerbang Tani akan terus mencoba memfasilitasi dan menggali persoalan persoalan yang dihadapi oleh petani dan nelayan di Aceh khususnya lagi yang ada di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Gerbang Tani DPC Aceh Utara dan Lhokseumawe serta DPC lainnya harus siap membantu untuk meningkatkan Nilai Tukar Petani dan Nelayan serta Petambak Garam. NTP, NPN sangat berpengaruh terhadap kemampuan produksi, semakin tinggi NTP dan NPN maka semakin kuat daya dorong mereka untuk meningkatkan produksi. Jelas Faisal yang juga Dewan Pengurus Nasioanl Gerbang Tani.

Nilai Tukar Petani dan Nelayan adalah salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan Petani, Nelayan dan Petambak Garam, tutup Tenaga Ahli Anggota DPR RI ini.