Faisal Ridha, S.Ag, MM (Aktivis Referendum) Isi Materi Training Penkaderan Sanggar Tamaddun Adab UIN Ar-Raniry

Banda Aceh-MMGN|Peserta Latihan Kader Dasar (LKD) Sanggar Tamaddun Adab (STA) sangat antusias mendengarkan materi yang di berikan oleh para narasumber di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujoeng Batee, Aceh Besar. Minggu, 7/10/2018.

Materi tentang Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi (KMO) disamapaikan langsung oleh Kanda Faisal Ridha, S.Ag, MM dan Muhammad Iqbal, S.Hum yang merupakan salah satu materi dalam training tersebut.

Faisal Ridha yang juga merupakan alumni Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry mencoba memunculkan dan mengasah potensi yang ada pada peserta training.
Dalam materinya beliau memulai diskusi dengan mengutip perkataan dari Ali bin Abi Thalib yang maknanya “Kebenaran yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisir”, lanjutnya dengan gayanya yang khas dan merangkul,

Faisal Ridha menjelaskan tentang manajemen, unsur dan fungsinya serta hubungan antara manajemen dan organisasi.
Pada kesempatan tersebut Faisal Ridha menyampaikan tentang pengertian, unsur, serta fungsi manajemen dan organisasi. Organisasi tanpa manajerial yang baik tentunya akan membuatnya kurang berkembang dan tidak maju, secara tidak langsung ini akan membuat citra sebuah organisasi tersebut jelek dan kurang diminati oleh para anggotanya dan secara perlahan akan teggelam.

Lanjutnya, Setiap organisasi akan mengalami siklus dan fase yang harus dilaluinya untuk menjadi sebuah lembaga yang di kenal dan bernilai.

Di sesi lainnya, Muhammad Iqbal yang juga menjadi pemandu kegiatan tersebut lebih menyampaikan tentang leadership serta fungsi struktur / bagan-bagan organisasi dan sharing. Diharapkan nantinya para peserta yang telah mengikuti training perkaderan ini mampu mengemban visi misi organisasi khususnya Sanggar Tamaddun Adab (STA) dalam memajukan dan mempromosikan khazanah budaya Aceh di dunia. (*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *