FORMAP Gelar Aksi Solidaritas Untuk Palestina

 

MMGN – ACEH SELATAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Aceh Peduli Palestina (FORMAP) menggelar aksi solidaritas untuk Palestina, Selasa (11/2/2020).

Aksi solidaritas terhadap nasib rakyat Palestina yang  berlangsung di Tugu Cerana, Jalan Teuku Ben Mahmud, Tapaktuan itu, mendapat pengawalan dari personil Polres Aceh Selatan.

Dalam pernyataan sikap, diantaranya mereka menyatakan, sampai saat ini Palestina terus mengalami penindasan dari zionis Israel yang didukung Amerika Serikat. Tidak terhitung sudah berapa banyak korban jiwa sudah melayang akibat gempuran tentara – tentara Israel.

“Rakyat Palestina terus diliput duka, kekurangan makanan, kesulitan mengakses air bersih, pembongkaran paksa rumah serta direbut lahannya, tidak bisa beribadah di Masjidil Aqsha, dan lainnya,” teriak koordinator aksi secara bergiliran.

Mereka melanjutkan, di tengah – tengah kondisi tersebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengeluarkan proposal perdamaian Kesempatan Abad Ini (Deal Of The Century) yang memicu kemarahan umat Islam di berbagai belahan.

“Proposal  perdamaian tersebut sangat merugikan Palestina, tapi malah menguntungkan zionis Israel,” ungkap mereka seraya membeberkan isi poin – poin yang tercantum dalam profosal perdamaian tersebut.

Karenanya berdasarkan  poin – poin tersebut, FORMAP menolak keras proposal perdamaian tersebut, sebab jauh dari makna perdamaian. Adapun permintaan FORMAP, diantaranya   adalah :

Meminta Donald Trump mencabut kembali pernyataannya yang telah melukai kaum muslimin di seluruh dunia. Proposal Donald Trump sama sekali tidak mencerminkan keinginan berdamai.

Menuntut PBB memperjuangkan kemerdekaan Palestina atas hak terhadap memiliki  tanah airnya sendiri, hak atas kebebasan berpendapat, kemerdekaan rakyat Palestina beribadah di Masjidil Aqsha yang merupakan milik umat Islam.

“Meminta kepada Anggota DPRK Aceh Selatan dan Pemkab Aceh Selatan menyerukan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina keseluruh  Aceh Selatan dan menuntut Pemerintah Pusat agar sangat serius mendukung kemerdekaan Palestina,” pungkasnya.(MUS)