Kecerdikan & Kecerdasan Masyarakat Di Pilkada Aceh Selatan 

Tapaktuan – MMGN 
Tiap kali ada pertemuan antara partai politik dengan paslon selalu terlihat lebih banyak orang yang sama menghadiri undangan tersebut.

Fenomena itu terlihat ketika setiap ada acara partai politik pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan ketika menggelar acara temu ramah ujar salah satu pakar politik yang enggan ditulis namanya tersebut kepada media MMGN “herannya”, para pendukung atau timses pemenangan calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan periode 2018-2023, terkecoh ataupun memang sengaja membiarkan keanehan itu terjadi untuk memperlihatkan masa yang hadir adalah masa pendukungnya atau dengan kata lain yang penting ramai.

Padahal itu semua, atas kecerdikan masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan ini, dan bukan rahasia umum lagi melainkan sudah menjadi kenyataan dan fakta dengan dalih mencari upah sebagai objek pekerjaan menjelang pilkadasung bulan juni mendatang.

Jika dilihat dari kaca mata politik menjelang pilkada Aceh Selatan mendatang sangat kontroversi jika itu diukur sebagai masa panatik kepada salah satu calon, karena masyarakat sudah kurang percaya kepada calon pemimpin untuk negeri ini yang selalu mengatas namakan rakya tetapi sesudah menduduki jabatan Bupati dan Wakil Bupati nantinya, yang diuntungkan Timses dan kelompok atau golongan sebutnya.

Masyarakat sudah sangat cerdik dan cerdas untuk menjatuhkan pilihan ataupun menentukan sikap di pilkada Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 27 juni nanti dan uang bukan segalanya untuk kemenangan tetapi rekam jejak Kandidatlah sebagai ukuran atau barometer masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan ini, siapa yang layak menduduki jabatan Bupati mendatang tutupnya.(@e)