Kelangkaan Bbm Jenis Solar diAceh Timur, Yahya Boeh Kaye Tinjau Mendadak SPBU

MMGN – IDI | M.Yahya sapaan Yahya Boeh Kaye, selaku Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Aceh ( DPRK ~ PA ) Kabupaten Aceh Timur, Periode 2019 _ 2024, telah meninjau ke beberapa tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU). Terkait kelangkaan Bbm Jenis Solar, mulai september 2019 sampai sekarang.

Yahya Boeh Kaye, selaku Dprk sangat merasa prihatin mendengar dan melihat langsung keluhan Masyarakat yang seperti tidak dapat melakukan pekerjaan demi mencari rezeki dan menafkahi Keluarga bagi Masyarakat itu sendiri, baik yang berprofesi sebagai Supir jenis mobil barang, mobil penumpang, truck maupun Pawang sebagai Nakhoda Kapal laut, dan lain sebagainya” pekerjaan mereka semua terhentikan akibat Bbm jenis solar langka.

Beranjak dari persoalan tersebut, pada hari Sabtu, 12/10/2019, M. Yahya tanpa didampingi Seorang pun, dan hanya 4 Awak Media Wartawan menemaninya bergerak secara cepat mengikuti beliau, ditengah perjalanan untuk bergabung bersama dan langsung meninjau beberapa Spbu yang berada di beberapa tempat di Aceh Timur, dengan hasil jawaban yang diperoleh dari pihak Spbu satu tenpat dan ditempat lainnya rata_rata persoalannya hampir sama seperti ungkap salah seorang Staff Spbu yang tidak mau disebutkan namanya pada awak Media dihadapan Anggota Dprk ” bahwa kelangkaan persediaan di Spbu kami jenis Bbm solar tidak ada unsur kesengajaan dari kami, akan tetapi itu semua dari Pihak Pertamina yang mengurangi Stock pasokannya dari 16 ton menjadi 8 ton perhari, ini hanya bertahan beberapa jam saja setelah itu habis, keadaan ini mulai berjalan seperti ini sejak bulan september 2019 dan sampai saat ini, sebut pihak Spbu.

M. Yahya menjelaskan juga kepada Pihak Spbu tersebut kedatangan Saya hari ini bersama rekan – rekan wartawan hanya silaturrahmi saja, dalam rangka memastikan apa persoalan sehingga Bbm Solar menjadi langka, kiranya terbuka informasi dan dapat kita sampaikan kepada Masyarakat sebutnya.

Sebelum beranjak pergi, dan bergerak ketempat lain, Beliau melihat kondisi mobil penumpang mau pun truck terlihat ikut antrian, dan begitu panjang sejak pagi tadi seperti dikutip dari salah seorang Supir bernama Bg Agam.

Tidak hanya di Spbu dan Antrian Truck saja, Yahya Boeh Kaye menyempatkan diri meninjau Tempat Pendaratan Ikan ( Tpi ) diKuala Idi dan melihat kondisi Kapal_kapal Motor (Km), banyak bersandar didermaga,
Seperti yang dituturkan Musliadi Asal Nelayan Calok Geulima kepada M. Yahya ” bukan diakibatkan oleh cuaca buruk kami tidak kelaut Bapak Dewan,
akan tetapi kami sudah seminggu menunggu Minyak Solar Sebagai Bbm untuk kapal kami belum ada hingga saat ini, ucapnya.

Kelangkaan Bbm jenis solar untuk Kapal motor yang bersandar di Tpi Idi berimbas juga terhadap perekonomian Masyarakat Nelayan, Tpi sepi tidak ada aktifitas seperti biasanya, termasuk berimbas bagi kelangkaan stock ikan segar, hasil tangkapan dilaut, tidak mencukupi, karena ikan yang ada cuma sedikit yang dibawa pulang oleh sampan – sampan kecil dari tepi pantai.

” M. Yahya sangat berharap ke berbagai pihak maupun Instansi terkait kelangkaan Bbm Solar, untuk dapat segera diatasi, sehingga aktifitas Masyarakat tidak terhenti dan terus berjalan seperti biasa pintanya. (Pon)