KETUA DPRK ACEH BARAT APRESIASI KASUS OPERASI TANGKAP TANGAN

Meulaboh-MMGN|Hasil pengembangan kasus operasi tangkap tangan dari lima tersangka polres Aceh Barat jumat 24 Agustus 2018 memeriksa dua penjabat Dinas Pendidikan Drs.Sabirin dan Kabang program Azahari, SE.

Sabirin dan Azhari di periksa di ruang tipikor selama beberapa jam mereka di mintai keterangan terkait soal proyek dana DAK 2018 yang terindikasi adanya praktik pungli serta adanya mengalir atau menerima fee dari proyek yang bermasalah tersebut.

Kapolres Aceh Barat Raden Bobby Aria Prakasa kepada wartawan mengatakan pihak penyidik saat ini terus masih melakukan penyelidikan serta mendalaminya apakah ada pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus ini dan kita akan panggil Kadis Dinas Pendidikan untuk di minta keterangannya.

Kapolres juga mengatakan bahwa saat ini Kadisdik Bismi, S.Pd sedang sakit dan kita akan jadwalkan kembali pada hari senin 27/8/18 dan juga kita sudah memeriksa dua penjabat yaitu Sekdis Drs.Sabirin serta Azhari SE sebagai kabag program.

Di tempat terpisah Ketua DPRK Aceh Barat ramli se memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian Polres Aceh Barat yang telah berhasil menangkap oknum penjabat Dinas yang melakukan pungli serta menerima fee proyek.

Kita sangat menyambut baik hal tersebut, dan ini salah satu langkah untuk upaya memberantas praktik kurupsi di bumi Teuku Umar kata Ramli (sol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *