Ketua Harian Koni Aceh Selatan Kecewa Terkait Pernyataan Ketua Pencab Possi

TAPAKTUAN-MMGN|Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Selatan, Maisus, merasa kecewa terhadap pernyataan Ketua Pencab Possi, Mayfendri,SE yang menyebutkan uang saku untuk atlet belum dibayarkan.

Sebab,Pihaknya sudah komitmen dengan para peserta Atlet Konting Aceh Selatan yang berlaga di Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII untuk dibayar usai laga pertandingan selesai.

“Kita sudah sampaikan dan komitmen dengan para peserta atlet, pelatih dan official menggenai uang saku para peserta
diberikan ketika mau pulang.Usai, pertandingan selesai masing-masing Pencab kita berikan uang saku,”kata Maisus kepada wartawan melalui via telpon,Jumat (23/11/2018).

Sementara, pernyataan ketua Pencab Possi Aceh Selatan, Mayfendri mengatakan uang saku belum dibayar.Itu dikarenakan
kegiatan perlombaan selam belum selelsai.
Maka itu belum kita kasih uang sakunya.

Padahal kita sebelumnya telah menanyakan kepada Mayfendri rencana ke pulangan dan berakhirnya kegiatan perlombaan selam, namun ketika itu Mayfendri menjawab hari Jum’at dan saya
meminta agar seluruh atlet dibawa ke Jantho (atlet selam berlomba di Banda Aceh) untuk menandatangani laporan penerimaan uang saku agar semua transparan.

Ia menjelaskan, Kontingen Aceh Selatan, dihitung berada di Jantho selama 10 hari yakni sejak tanggal 17 – 26 November 2018, untuk uang saku atlet 125.000 x 10 hari = Rp. 1.250.000 dan pelatih/official 150.000 x 10 hari = Rp. 1.500.0000.

“Masing-masing atlet menerima uang saku sebesar Rp. 1.250.000 ditambah uang makan dalam perjalanan pulang sebesar Rp. 50.000 jadi atlet terima Rp. 1.300.000 sedangkan untuk pelatih dan official sebesar 1.500.000 uang saku ditambah uang perjalanan pulang Rp. 50.000,”jelas Maisus.

“Pihaknya menegaskan uang saku tersebut
tidak ada pemotongan semua kita bayarkan penuh seperti atlet Perbasi bahkan sudah kita selesaikan, renang sudah kita selesaikan. Kita sangat kecewa terhadap pernyataan Ketua Pencab Possi Mayfendri, itu yang menyampaikan ke bohongan ke publik,”ungkapnya.(Yuris)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *