KIP Aceh Selatan Gelar Deklarasi Kampanye Damai.

Tapaktuan-MMGN|
KIP Kabupaten Aceh Selatan mengelar Deklarasi Kampanye Damai yang dilaksanakan di lapangan Alun – Alun Kota Tapaktuan, Minggu (23/09/2018) dan acara tersebut berlangsung sukses kendatipun Komisioner KIP setempat belum terpilih dalam tahapan seleksi yang dilakukan oleh Pansel.

Deklarasi Kampanye Damai yang berlangsung hari ini di lokasi Alun -Alun Kota Tapaktuan itu dihadiri Pj.Bupati Aceh Selatan, Dedi Yuswadi,  AP,  yang diwakili Sekda H. Nasjuddin, SH, MM, Ketua DPRK, T. Zuhelmi,  Dandim 0107 Aceh Selatan,  Letkol Kav, Harry Mulyanto,  Kapolres Aceh Selatan,  AKBP Dedi Sadsono,  ST,  Kajari yang diwakili Kasie Intel, Anggota Kip Aceh Agusni dan Munawarsyah, Ketua Panwasli Kabupaten Aceh Selatan, Baiman, SH, Sekretaris KIP Aceh Selatan,  Surya Darma dan Ketua Partai Politik yang ikut pileg dan pilpres 2019 serta sejumlah Kepala SKPK dan Kabag dilingkungan Sekdakab setempat.

Sekda Aceh Selatan,  H. Nasjuddin,  SH,  MM, dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada seluruh Ketua Partai Politik yang ikut pileg dan pilpres tahun 2019 nanti hendaknya melakukan kampaye damai agar terjaga keutuhan Bangsa dan Negara ini dan bukan dengan mehalalkan segala cara tetapi berpedoman kepada UUD 1945, UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan PKPU Nomor 32 perubahan Nomor 7 tahun 2018 tentang tahapan,  Pogram dan jadwal katanya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Komisioner KIP Aceh,  Agusni AH,  sebagai penanggung jawab kegiatan tersebut, mengatakan kiranya deklarasi kampanye ini tidak sekedar serimonial belaka, lebih dari itu kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini menjadi suatu medium bersama dalam rangka membangun rasa dengan kasih sayang sepenuh hati.

Segenap ucap janji yang diikrarkan adalah atas kesetiaan dalam implementasi nyata,  sehingga cita – cita mulia menjadi kan Pemilu berkualitas,  Pemilu berintergritas. Dimana pemilih berdaulat,  Negara kuat ini tak sebatas selogan semata.

Dalam rentang waktu selama delapan bulan lebih kurang masa kampanye terhitung sejak hari Minggu tanggal 23 September  2018 ini hingga 14 April 2019 mendatang,  diharapkan perjalanan kampanye yang melibatkan konstituen dan masyarakat banyak tersebut bisa berlangsung tertib,  aman dan terkendali. 

Tanpa cela, tidak chaos dan malapetaka yang pada gilirannya dapat merusak tatanan dan menghancurkan persaudaraan,  meleburkan ukhuwah Islamiyah sesama kita ujarnya.(Asmar Endi). 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *