MAKAM PAHLAWAN TEUKU CUT ALI PENUH  PRIHATIN.

ACEH SELATAN – MMGN| Hari Pahlawan sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kita kepada para Pahlawan Kusuma Bangsa dan sebagai wahana mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur.

Pahlawan merupakan para pejuang dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya.

Oleh karena itu Kamalul Mustafa sebagai Anggota DPRK Aceh Selatan dan juga sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Aceh Selatan yang dikonfirmasi wartawan MMGN angkat bicara, Minggu 11 November 2018.

Kamalul Anggota DPRK Aceh Selatan mengatakan,”Sangat prihatin terhadap makam Pahlawan kita Teuku Cut Ali yang kondisinya pada saat ini satu meter lagi dari bibir sungai kandang, karena tanggul penahan air sungai kandang yang di belakang makam Pahlawan Teuku Cut Ali kondisinya sudah patah atau jebol, sehingga air sungai sudah melebar dan satu meter lagi dari makam Pahlawan. Untuk itu janganlah kita ini hanya memperingati hari Pahlawan saja dari tahun ke tahun atau setiap tahun, sedangkan makamnya kita abaikan dan tidak kita sentuh sebaik rupa,”kata Kamalul.

Kemudian Kamalul sangat penuh pengharapan, “Kepada Pemerintah baik itu Provinsi maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Selatan untuk dapat secepat mungkin mengatasi kondisi seperti ini, apa lagi sekarang musim hujan dan otomatis debet air sungai kandang deras serta melebar, dan kita takutkan bisa – bisa makam Pahlawan Teuku Cut Ali habis juga di kikis air akibat lambatnya di tangani atau kurangnya perhatian kita kepada makam Pahlawan Teuku Cut Ali tersebut.

Sebab tanpa jasa Pahlawan, kemerdekaan yang kita rasakan pada saat sekarang ini hanyalah sebuah dongeng sebelum tidur,”tutup Kamalul. (MS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *