Masjid Babussalam Desa Pulo Blang, Butuh Uluran Tangan

 

MMGN – ACEH TIMUR | Mesjid adalah rumah Allah yang merupakan sarana/ tempat beribadah dan juga bisa menjadi pusat kegiatan kaum muslimin.

Salah satunya adalah Masjid Babussalam yang terletak di Desa Pulo Blang Kecamatan Darul Ihsan Kabupaten Aceh Timur, yang sedang melakukan proses pembangunan dan sampai saat ini belum terlaksana secara lancar karena minimnya anggaran untuk berdirinya Masjid tersebut. Kondisi ini tentu membuat pembangunan tidak berjalan dan harus segera ada solusi terutama adanya sumbangan maupun uluran dari banyak pihak ( Darmawan), amatan awak media, senin 27/1/2020.

Panitia Pembangunan Masjid Babussalam Tgk. M. Thayeb Mahmud, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa dana 30 juta untuk penyelesaian tahap I, dan tahap selanjutnya harga tanah ada sama saya, dana utama 80 juta waktu itu saya jual rumah saya dan hasil kebun saya, dan telah saya tarik 53 juta tinggal 27 juta lagi yang belum di tarik, dan saya tarik sedikit sekarang untuk membangun tempat ibadah agar dapat sholat berjamaah bersama seperti anda lihat bangunan papan itu sebutnya.

Tgk. M. Thayeb Mahmud menambahkan juga bahwa dana miliknya yang telah dipergunakan maupun terpakai masih belum saya tarik atau ambil, karena kita selesaikan sedikit demi sedikit pembayaran kepada pemilik tanah dan kami selaku panitia pembangunan dengan daya maupun upaya membayar kepada pemilik tanah.

Adapun jalan menuju ke mesjid dengan ukuran 4 meter x 400 meter juga belum terbayar, dan apabila ada pihak yang mau menyumbang untuk wakaf kepada Masjid, apakah tanah 50 meter atau 40 meter dengan cara dibeli pada pemiliknya, untuk kita adakan pengerasan jalan 400 meter ini. Biaya pembebasan tanah dari pemiliknya dengan harga Rp. 300.000, permeter, setelah itu kita buat surat dari agraria, kalau tidak ada pembayaran tentu surat tidak boleh kita buat.

Foto Desaign Rencana Pembangunan

Untuk bangunan Masjid dengan ukuran 20 x 23 meter yang sangat dibutuhkan saat ini adalah besi dan pasir, mengingat semen telah ada sejumlah 800 sak, dan ini sudah kita siapkan untuk melanjutkan pembangunan lanjutan dalam bentuk pondasi-pondasi dan tiang yang saat ini sedang dikerjakan.

Sumbangan -sumbangan dari desa tetangga sangat banyak, baik dari desa lampoh pala Idi, Gampong blang Idi, Tanoh Anou Idi dan dari desa kita Pulo Blang, serta ada juga dari Masyarakat Darul Ihsan dan Masyarakat luar lainnya.

Tgk. M. Thayeb menjelaskan tanah sebelumnya dasarnya luas 1.244 meter, sekarang 131 meter belum terbebaskan dan ini masih dalam proses.

Keuchik Gampong Pulo Blang Kamarudin mengutarakan bahwa pembangunan sedang dilaksanakan oleh panitia dengan cara bermula dari wakaf masyarakat dibeli oleh masyarakat diwakaf untuk masjid Babussalam, yang luas telah terealisasi sekitar 800 meter persegi, kemudian 400 meter lagi sedang menunggu pembayaran dalam bentuk uluran tangan dari darmawan dibeli dan diwakaf untuk Masjid.

Kamarudin menyebutkan sampai saat ini bantuan dana yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi belum pernah terealisasi untuk Pembangunan Masjid Babussalam ini, dan kami sangat mengharapkan kiranya dapat dibantu demi kelanjutan pembangunan mesjid tersebut, dengan harapan kami mengharap kepada banyak pihak kiranya mau membantu dengan cara itikad yang baik dan kebersamaan dalam rangka pembangunan masjid Babussalam ini, sebagimana berawal pada peletakan batu pertama yaitu pada tanggal 3 / 1/2019 lalu tutupnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *