Pengukuhan TKPSDA, Kepala UPTD Wil 5 Teuku Hamdani Ajak Komponen Bersinergi Dalam Pengelolaan SDA

MMGN – Banda Aceh | Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan Aceh Dr.Mahyuzar,SE,M.Si, mengukuhkan dan melantik Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air ( Tkpsda ) Wilayah Sungai ( Ws ) Provinsi Aceh, bertempat di Aula Dinas Pengairan Aceh, 3/10/2019.
Adapun 4 Tkpsda Ws. yang dilantik secara serentak yaitu Pase Peusangan, Teunom Lambeusoi, Baro Kluet, dan Tamiang Langsa.

Pengukuhan dan Pelantikan tersebut diisi dengan Penyerahan Simbolis Surat Keputusan Tkpsda yang diserah terimakan dari Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan Aceh Dr.Mahyuzar,SE.M.Si, kepada Ketua Dpp Ampehra Aceh T.Jamal Usman, yang disaksikan Kepala Dinas Pengairan Aceh Ir.Mawardi, dihadapan para Anggota Tkpsda.

Selesai acara pengukuhan dan Pelantikan Tkpsda Ws. Provinsi kemudian dilanjutkan dengan Acara Sidang I. Untuk memaparkan dan juga diskusi terkait masing-masing Wilayah sungai.

Bersamaan dengan Acara tersebut
Kepala Uptd Wilayah 5 T. Hamdani.ST.MT saat dikonfirmasi Wartawan Mega Nusantara Info, menyampaikan Sidang ini merupakan hal yang sangat penting dilaksanakan karena beberapa perwakilan Lembaga maupun Lsm juga terwakili untuk Ws yang ada di Baro Kluet. Kiranya sangat penting bagi seluruh anggota Tkpsda Ws Baro Kluet, semua unsur untuk hadir, dan Saya sarankan juga, agar Anggota Tkpsda yang telah di SK kan melalui surat Keputusan tersebut.

T. Hamdani juga menegaskan bahwa setiap sidang kita berharap selalu dihadiri baik dari unsur pemerintah maupun LSM, dan juga kehadiran tersebut jangan diwakili kepada orang lain. Dalam pelaksanaan TKPSDA harus sesuai dengan petunjuk, sehingga program atau rekomendasi yang kita rencanakan ke Instansi terkait dapat tertampung dan di akomodir.

Hamdani,ST.MT, menyinggung kondisi beberapa kendala lapangan tentang Pembangunan projek pisik yang berada di Ws Baro Kluet, beliau menyampaikan ” kita berusaha memberi pemahaman yang terbaik kepada publik, agar semua pihak ikut serta mendukung walaupun kita sendiri harus terjun kelapangan, ketika mengalami kendala.

Beliau sangat berharap, antara Dinas terkait dengan Lsm dan komponen masyarakat harus bersinergi dalam pengelolaan sumber daya air, sehingga dapat membantu terlaksananya Program kegiatan nantinya, demi Masyarakat Luas di kawasan Ws Baro Kluet Pintanya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Yayasan Gampong Hutan Lestari ( YGHL) Sarbunis Angkat Bicara ” TKPSDA Ws. Baro Kluet 5 tahun yang lalu sangat positif dan maju termasuk perkembangannya, artinya beberapa pembangunan dibidang sumber daya air, misalnya di Aceh Selatan itu lebih memuaskan para Masyarakat disana, artinya pembangunan dipinggir laut, yang sifatnya untuk menghambat abrasi atau menghambat erosi sungai, itu sudah jelas nampak dimata Masyarakat bangunannya.

Direktur YGHL sangat berterima atas telah dilantiknya lagi selaku Anggota tkpsda Ws Baro Kluet, untuk Periode 2019-2023,

Sarbunis menambahkan ” untuk Aceh Selatan pembangunan dibidang Pengairan sangat positif, artinya tahun kedepan program perencanaan 2018 akan dilaksanakan mungkin ditahun 2020, itu namanya pembangunan irigasi Gunong Pudong mencapai anggaran 70 milyar rupiah.

Maka Pemerintah Daerah harus mensupport juga Tkpsda maupun Lembaga -lembaga berwenang dan bekerjasama juga dengan Balai Sungai atau juga Pemerintah Aceh, dan kami sangat mengapresiasinya.

Beliau berharap juga terkait program yang luput dari tahun sebelumnya seperti irigasi Pengairan, irigasi persawahan yang ada di Gampong-gampong karena banyak
yang rusak termasuk irigasi kecil itu semua perlu dibenahi kalau memang Tkpsda ini mengacu kepada Sumber Daya Air, kalau sumber air rusak maka akan berakibat fatal kepada nantinya. (pon)