Perhatian Dinas Sosial Kepada Lima Anak Putus Sekolah 

 

 

Aceh Timur – MMGN |Lima anak putus sekolah asal Aceh Timur mengikuti pelatihan ketrampilan jurusan Las dan Perbengkelan di UPTD Rumoh Sejahtera Jroh Naguna Banda Aceh, adapun yang mengikuti pelatihan tersebut yaitu Mawardi, Syuhada, Ayub dari Kecamatan Madat sedangkan Alfian Syaputra Kecamatan Peureulak barat dan Muhammad Nazar Kecamatan Peureulak. Pelatihan ketrampilan ini sudah berlangsung kurang lebih dua setengah bulan lamanya sejak hari pertama mereka menempuh pendidikan Rabu 25 September 2019 beberapa bulan yang lalu yang diantar langsung oleh Kabid Rehabilitasi Sosial, Iskandar.

 

Kepala Dinas Sosial Aceh Timur Ir. Elfiandi, S.P1 mengutus langsung Kabid Rehabilitasi Sosial Iskandar untuk mengontrol dan memantau langsung sampai dimana sudah perkembangan pendidikan anak-anak selama mengikuti pelatihan, kunjungan tersebut dilakukan pada hari Jum’at, 29/11/2019, dari hasil kunjungan tersebut Iskandar menyebutkan Alhamdulillah kelima anak-anak tersebut sudah ada peningkatan dibidang ketrampilan, dua diantaranya Ayub dan Muhammad Nazar adalah jurusan perbengkelan, mereka sudah bisa melakukan service motor, bongkar pasang mesin atau memperbaiki mesin-mesin motor yang rusak.

Kemudian 3 anak selanjutnya yang mengikuti pelatihan ketrampilan jurusan Las yaitu, Mawardi, Syuhada dan Alfiansyah Syahputra. Mereka sudah bisa merakit atau membuat kerajinan tangan sendiri dari besi yaitu seperti vas bunga, tong sampah, kursi serta tangga-tanga besi dan kerajinan lain sebagainya.

 

Iskandar melanjutkan, pelatihan ini  berlangsung kurang lebih sekitar dua puluh hari lagi dan dengan harapan semoga nanti setelah selesai pelatihan ini siswa bisa memanfaatkan ilmu yang telah dipelajari untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang usaha dan mampu meningkatkan keterampilan serta kemampuan untuk menjadi para pelaku usaha sesuai dengan perkembangan teknologi khususnya di bidang kendaraan bermotor dan Las. Hal itu supaya nantinya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari guna untuk menciptakan usaha agar mereka bisa hidup mandiri demi masa depan.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *