PEWARIS DIRADJA KERADJEUN ATJEH DARUSSALAM TITAHKAN MAKLUMAT


MMGN – Banda Aceh | Peringatan 1 Muharram 1441 H  yang diselenggakan Majelis Istiadat DiRadja Keradjaan Atjeh Darussalam minggu (1/9/2019) di Istana Adat Kerajaan Atjeh Darussalam Blang Oi Banda Aceh berlangsung khidmat dan mengharukan. Diiringi dengan pengibaran bendera merah putih dan bendera alam peudeng. Dihadiri utusan Kerajaan Nusantara dan Mancanegara,  Malaysia, Thailand, India, Srilangka.

Upacara Peringatan tahun baru Hijriah ini  bertindak selaku inspektur upara DYMM Tuanku Muhammad (I). Diawali dengan penjemputan Irup, laporan komandan upacara, pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an, pengibaran bendera merah putih dan bendera alam peudeung diiringi lagu Indonesia Raya dan salawat badar, dilanjutkan penyampaian maklumat PSB DYMM Tuanku Muhammad (I) ZN sebagai pengemban/pemegang amanah DiRadja Keradjaan Atjeh Darussalam.

Secara lengkap ini amanat PSB DYMM Tuanku Muhammad (I) ZN.

Maklumat Diradja Keradjaan Atjeh Darussalam

ASSALAAMUALAIKUM WR.WB.

Segenap puji kepada Allah SWT, Tuhan Semesta Alam -Radja Dari Segala Keradjaan Di Bumi,Langit Dan Yang Ghaib, Yang telah memberikan amanah Keradjaan di-bumi kepada orang-orang yang telah ditaqdirkan-Nya di Lauhul Mafudz.

Shalawat serta salam kepada Paduka Baginda Nabi Muhammad SAW yang telah membawa umat manusia dari alam jahiliyah ke alam Islamiyyah. Alam penuh ilmu pengetahuan dengan tauhid kepada Allah SWT sebagai tujuan utama.

Dengan kudrah dan iradah Allah SWT, akhirnya Bendera DiRadja Keradjaan Atjeh Darussalam Alam Pedeung” telah berkibar kembali di Istana Darul Ihsan dan di Bumi Nanggroe Atjeh Darussalam.

Bendera “Alam Pedeung” bukan hanya sekedar symbol, akan tetapi symbol dari semangat  perjuangan penyebaran dakwah Islamiyah di Nanggroe Atjeh Darussalam tetapi juga Alam Melayu Negeri-Negeri Dibawah Angin.

Berkibarnya Bendera Alam Pedeung” merupakan symbol berkibarnya ghirah dakwah Islamiyyah. Berkibarnya Sang “Alam Pedeung” pada 1 Muharram 1440 Hijrah Nabi yang bersamaan tarikh 11 September 2018 Miladiah ( satu tahun yang lampau), memberikan sempena beberapa kejadian penting dalam sejarah umat manusia. Taubat Nabi Adam AS selama 40 tahun akhirnya diterima Allah SWT pada 1 Muharram Hijrah Nabi dan taubat Nabi Yunus AS juga diterima pada 1 Muharram. Sehingga 1 Muharram bisa disebut dengan bulan diterimanya taubat para Ambiya.

“Alam Pedeung” sebagai bendera pembawa risalah ke-islam-an, keagamaan, dan adat istiadat, telah merujuk dengan nilai filosofis Pancasila, sebagai falsafah kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan risalah-risalah dasar ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, ber-Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Berkibarnya “Alam Pedeung” menandakan, terwujudnya kembali kearifan lokal masyarakat adat istiadat dalam Alam Melayu dan Negeri-Negeri Dibawah Angin, berpandu pada Kitabullah dan Sunnah Nabawiyah. Billahi Sabilil Haq, Alam Pedeung Berkibar, Melangkah Dengan لا إله إلا الله

Bandar Atjeh, Ahad, Tarikh 1hb Muharam 1441 Hijrah Nabi

Yang Bersamaan Tarikh 1hb September 2019 Masihi

Wassalamualaikum Wr.Wb

Beta Yang Menurunkan Tanda Tangan

PSB DYMM TUANKU MUHAMMAD ( I ) ZN AL-HAJ

Usai pembacaan maklumat tersebut, dilanjutkn dengan atraksi  silat dari Aceh Selatan, foto bersama Tuanku Muhammad (1)  dengan undangan khusus dari Malaysia, Thainland dan India, Srilangka dari Jakarta dan Riau, dilanjutkan foto-foto bersama utusan dari daerah-daerah di Aceh, dari Aceh Tamiang, Gayo Lues, Pidie dan Meulaboh serta utusan Banda Aceh di halaman Istana Blang Oi. Seterusnya semua peserta makan siang bersama dengan sajian makanan khas Aceh, Serambi Mekkah. Suasana kekerabatan dan persaudaran benar-benar terjalin antara Raja dan Rakyat. Tuanku Muhammad sengaja mengajak untuk foto bersama dengan utusan dari daerah. para orang tua yang sengaja datang ke Banda Aceh menghadiri acara ini. (release).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *