PJ Bupati Aceh Selatan, Saya Netral Dalam Pelaksanaan Tahapan Pilkada Aceh Selatan.

Tapaktuan-MMGN.
Pj Bupati Aceh Selatan, Dedi Yuswadi, AP, menegaskan PNS yang memihak kepada paslon tertentu, akan ditindak tegas sesuai PP No 18 dan 53 tahun 2018, PNS diminta netral dalam tahapan pilkada Aceh Selatan sebagai acuan Undang-undang ASN, jika terbukti oknum PNS tersebut diancam pecat bila dengan sengaja melakukan kampanye terhadap paslon tertentu, kalaupun demikian kita akan panggil oknum yang bersangkutan untuk kita ingatkan agar tidak memihak dan ikut kampanye demi paslon tertentu, bila hal ini juga tidak ada niat baik dari oknum PNS itu baru kita ambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku, poin pertama dicopot dari jabatannya  poin kedua dipecat demikian dikatakan Dedi Yuswadi, AP, saat menggelar konferensi pers di pendopo Bupati selasa (15/05/2018).

Lanjut, Dedi Yuswadi, AP, di pendopo Bupati setempat mengajak insan pers saling komunikasi dan memberi informasi baik perihal kondisi politik terkini di Aceh Selatan maupun kondisi tahapan pilkada yang sebentar lagi akan diselenggarakan oleh KIP setempat sebagai pihak penyelenggara pesta demokrasi rakyat 5 tahun sekali ucapnya.

Tanpa rekan-rekan pers kita sulid melaksanakan tugas sebagai Pejabat Bupati Aceh Selatan yang di amanah kan oleh Mendagri untuk mensukseskan tahapan pilkada yang akan bergulir bulan juni nanti kata Pj Bupati yang baru dilantik oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, untuk itu “dia” mengajak dalam pertemuan atau silaturahmi ini mari kita buka komunikasi dan saling memberi informasi yang bijak tidak merugikan pihak lain demi terwujudnya pimpinan yang amanah demi negeri Aceh Selatan yang adil dan merata dan tercapainya kesejahteraan masyarakat baik dalam segi perekonomian, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan sesuai keinginan Presiden RI, Bapak Ir.Jokowidodo.

Agar nantinya saya selaku Pj Bupati Aceh Selatan dapat melaksanakan tugas sesuai amanah mendagri khususnya menyukseskan tahapan pilkada dan menjaga kondisi keamanan yang stabil & kondusif menjelang pilkada 27 juni 2018 mendatang, pers merupakan mitra kerja pemerintah sebagai alat pengontrol kebijakan, dalam konteks menyukseskan tahapan pilkada sesuai amanah konstitusi Negara Republik Indonesia.

Dengan persoalan inilah, adanya Pj untuk mengisi kekosongan kepala pemerintah daerah, untuk menyukseskan tahapan pilkada, kita semua telah mengetahui di Kabupaten Aceh Selatan ini, sedang melaksanakan tahapan pilkada dimana Bupati sebelumnya sudah berakhir masa jabatannya pada bulan April lalu, untuk itu Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Selatan telah menyurati Gubernur Aceh sebagai Kepala Pemerintahan Aceh dan Gubernur mengusulkan nama saya sebagai Pejabat Bupati dalam hal mengisi kekosongan dan menyukseskan tahapan pilkada sesuai amanat konstitusi katanya.

Tanpa rekan-rekan pers pihak kami selaku pejabat pelaksana kepala Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Selatan, tak akan berhasil mewujudkan pilkada damai, jurdil, bersih agar siapapun yang terpilih menjadi Bupati periode 2018-2023 menjadi Bupati konstitusional yang dipilih langsung oleh rakyat Kabupaten Aceh Selatan ini atas dasar itulah saya selaku pejabat Bupati mengajak rekan-rekan pers membantu lewat berita-berita yang positif demi suksesnya penyelenggara pilkada “nah” tanpa adanya dukungan dari pers pilkada akan sulit terkontrol terang Dedi Yuswadi, AP, kepada awak media.

Pj Bupati, Dedi Yuswadi, AP, mengajak PNS di Aceh Selatan bersikap netral dalam pilkada mendatang dan bila ada juga oknum PNS kedapatan memihak kepada salah satu Calon Bupati yang ikut kontestan pilkada tanggal 27 juni 2018 nanti kita akan melakukan tindakan tegas sesuai PP No 18 dan PP 53 jelasnya.  

Dia juga menegaskan bahwa, tidak ada mutasi dalam kebijakannya sebagai Pejabat Bupati Aceh Selatan(@)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *