POLRESTA BANDA ACEH LIMPAHKAN KASUS PENYEBAR BERITA HOAX KE POLDA ACEH

Banda Aceh – MMGN | Polresta Banda Aceh telah melimpahkan kasus penyebaran berita hoax (bohong) melalui video yang diduga dilakukan pria berinisial M (37) asal Banda Aceh, ke Polda Aceh. Pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Polda Aceh pada Senin (20/5) sekira pukul 18.00 wib.

Demikian kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si dalam siaran persnya, Kamis (23/5).

Pelaku yang sudah diamankan itu diduga
menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, sehingga memunculkan keonaran di kalangan rakyat, dan menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap dan juga diduga melakukan penghasutan di muka umum baik secara lisan dan tulisan supaya melakukan perbuatan pidana, sebut Kabid Humas.

Pasal yang dipersangkakan kepada pelaku adalah Pasal 14 ayat 1 & 2, Pasal 15 UU RI no 01 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 160 KUHP, kata Kabid Humas.

Saat ini penyidik Polda Aceh sudah memeriksa tiga orang saksi, selanjutnya akan menggelar perkara dan berkoordinasi dengan ahli bahasa dan ahli pidana, kata Kabid Humas.

Dikatakan Kabid Humas lagi, fakta – fakta yang ditemukan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku bahwa video yang dibuat tersebut diantaranya bertujuan untuk memberikan dukungan kepada teman-teman dan relawan Prabowo – Sandi.

Kemudian video tersebut juga bertujuan untuk menghimbau relawan Prabowo – Sandi untuk mengawal form C1, KPU, Bawaslu dan Penyelenggara Pemilu lainnya, kata Kabid Humas.

Setelah video tersebut dibuat berdasarkan inisiatif sendiri, kemudian diupload oleh terduga ke Akun Instagram miliknya, kata Kabid Humas.

Sementara alat bukti petunjuk berupa screenshot Akun Instagram milikya dan video kegiatan tersebut.Selain itu, penggunaan Tagar (#) pada postingan akun Instagram tersebut, kata Kabid Humas lagi.