Program Hibah Mesin Anestesi dan Ventilator kepada FKH Unsyiah

 

Banda Aceh – MMGN | CEO PT ASK Medika drh. Mirjawal menandatangani MoU dengan FKH Unsyiah yang dilakukan langsung oleh Dekan FKH Unsyiah Bapak DR. drh. Muhammad Hambal diruang sidang fakultas tersebut yang disaksikan beberapa wakil Dekan 2 dan 3, Kepala Rumah Sakit Hewan dan juga beberapa Mahasiswa yang sedang mengambil program pendidikan Profesi Dokter (Koas), Selasa 11 Februari 2020.

Program Hibah ini yang dilakukan oleh PT Awal Semangat Karya Medika dan RWD Life Sciense yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang anestesi, peralatan fisiologis dan bedah. drh Mirjawal memilih FKH Unsyiah sebagai penerima donasi pertama dan juga beberapa Fakultas Kedoteran Hewan antara lain FKH IPB Bogor, FKH UGM Jogja sebagai salah satu penerima adalah bentuk kepeduliannya selama ini terhadap dunia kedoktoran hewan di indonesia.

DR drh Muhammad Hambal berterimakasih kepada PT Awal Semangat Karya Medika dan RWD Life Science “Kita disini sangat berterimakasih kepada drh. Mirjiwal beliau merupakan salah satu alumni kita dan Perusahaan yang terlah memberi donansinya kepada FKH Unsyaih hari ini melalui skema MoU sehingga mahasiswa disini bisa menggunakan alat tersebut sesuai dengan terori yang didapatkan dan hasil yang lebih maksimal” ungkapnya.

“Mengingat alat ini sangat canggih untuk dunia kedotoran hewan, jika kita terbiasa dengan alat ini saat mereka jadi Dokter nantinya mereka akan terbiasa dengan teknologi perusahan RWD, dengan adanya MoU ini mungkin kedepan kita kan mendapatkan alat-alat yang lain dari perusahannya, yang paling penting dan MoU sebenarnya bukan alatnya, melainkan FKH Unsyiah akan melakukan riset bersama dan melibatkan semua staff FKH Unsyiah kedepan dengan menggunkan alat-alat yag diproduksi oleh perusahaan RWD ini”, lanjutnya.

Lanjut Mirjawal “Saya melilih FKH Unsyiah Fakultas pertama yang menerima hibah mesin Anestei dan Ventilator, mebuktikan bahwa alumni Unsyiah bisa memberikan yang terbaik untuk Fakultasnya, dan mudah-mudahan dengan ada kegiatan seperti ini kedepan kita bisa memberi perhatian khusus kepada kampus kita”.

“Alat yang kita hibahkan ini merupkan produk yang sudah diuji kelayakannya, tujuannya yaitu untuk meningkatkan kopotensi lulusan-lulusan kedokteran hewan khususnya Aceh dan Umumnya di Indonesia, Alat ini sangat mudah berinteraksi dengan klien atau pasien jadi bisa tertolong dengan menggunakan alat ini” pungkasnya

Anestensi dan Ventilator sangat berkaitan karena hewan yang sudah dibius biasanya memerlukan nafas buatan. Ventilator berfungsi sebagai pemacu nafas, seandainya klien terhenti nafasnnya maka ventilator akan membantu agar tetap bernafas dan operasipun juga bisa berjalan dengan lancar, tutupnya

Testimoni mesin dilakukan diruangan bedah RS Hewan Unsyiah oleh Dr. drh. Erwin, M.sc dan menyampaikan beberapa keunggulan dari mesin Anestensi dan Ventilator “Sangat menarik dari mesin RWD ini memiliki Apnea ketika berhenti pernafasan secara mendadak, secara umum ini sebuah mesin anestesi dan ventilator yang sangat kompatibel untuk dokter hewan, alat ini juga bisa dipakai untuk hewan 7kg dan juga bisa digunakan pada hewan diatas 15kg, mesin ini dirancang khusus untuk hewan kecil dan hewan besar”. katanya.