Seksi Pascarehabilitasi BNNP Aceh gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Kejiwaan

Banda Aceh, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs. Faisal Abdul Naser, M.H melalui Kepala Seksi Pascarehabilitasi Badan Narkotik Nasional Propinsi (BNNP) Aceh Saiful, S.Pd gelar seminar bahaya narkoba bagi kejiwaan pada clien yang sedang melayani layanan rehabilitasi, Kegiatan tersebut di gelar di Rumah Damping BNNP Aceh, (9/4/2018)

Kegiatan seminar tersebut merupakan kegiatan rutin BNNP Aceh yang di tujukan kepada clien yang sedang menjalani masa pemulihan yaitu mantan pecandu narkoba.

Narasumber dalam seminar tersebut di isi oleh Ners Rody yang memaparkan tentang berbahayanya narkoba bagi keciwaan, psikis, psikologis dan mental.

dalam paparannya Ners menyampaikan bahaya-bahaya yang di timbulkan akibat penggunaan narkoba yang terus menerus dimana akan mengakibatkan kerusakan pada syaraf pusat yaitu syaraf otak.

apabila syaraf otak ini rusak, lanjutnya ners rody menyampaikan bahwa hal tersebut akan berdampak pada berbagai kondisi kejiwaan diantaranya yaitu pertama Kerja menjadi lamban dan ceroboh serta tegang dan gelisah.

Meskipun pada awalnya, pengguna narkoba merasakan peningkatan energi dan kreativitas, pengguna narkoba yang sudah kecanduan akan rusak otaknya sedikit demi sedikit. Akibatnya daya kerja dan kreativitas berkurang, ingatan juga menurun. Pada pengguna yang masih terus bekerja, pekerjaannya menjadi lamban dan sering salah (ceroboh).

Lanjutnya lagi akibat yang di timukan yang kedua yaitu Hilang percaya diri, penghayal, apatis dan penuh curiga dengan lingkungannya.

Ini terutama terjadi pada penggunaan narkoba yang mengakibatkan halusinasi. Mereka tidak dapat lagi membedakan mana yang nyata dan tidak nyata. Akibatnya, dalam lingkungan sosial mereka apatis dan mudah curiga.

yang ketiga kata Ners Rody yaitu Paranoid yang Merupakan lanjutan dari akibat narkoba yang menimbukan halusinasi. Halusinasi, terutama yang menakutkan membuat pengguna sering berteriak histeris dan takut pada siapapun dan apapun.
yang ke Empat yaitu Sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung, dan tertekan, dimana Pecandu narkoba, yang ada dalam pikirannya adalah bagaimana mendapatkan narkoba kembali, sehingga mereka akan sulit berkonsentrasi dalam pekerjaan tertentu. Apalagi kalau kebutuhan tubuh akan narkoba meningkat, perasaan tertekan semakin terasa. Ditambah dengan daya halusinasi mereka menjadi cepat tersinggung.

yang terakhir jelas Ners Rody lagi yaitu Merasa tidak aman, dikarenakan Pengguna narkoba yang berhalusinasi semakin membawa kepada situasi yang sulit. Halusinasi mengakibatkan paranoid. Paranoid mengakibatkan perasaan tidak aman terhadap situasi sekelilingnya. Selanjutnya, tindakannya menjadi tidak terkendali dan brutal, karena menganggap semua yang di sekelilingnya adalah musuh. Akibat paling buruk dari perasaan tidak aman adalah bunuh diri, tutup Ners Rody.[rel]