SISWI SMP MENINGGAL TERSERET ARUS SUNGAI

MMGN – ACEH SELATAN/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan bersama tim gabungan yang terdiri dari pejabat Muspika, TNI/Polri dan satgas SAR, berhasil mengevakuasi tiga korban hilang akibat terseret arus sungai Gampong Jambo Keupok, Kecamatan Kota Bahagia, Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari tiga korban hilang, dua diantaranya berhasil diselamatkan setelah dilakukan proses pencarian selama lebih kurang satu jam lebih.

Sedangkan satu korban lagi yakni bernama Siti Hawa (14) warga Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Bakongan Timur, Aceh Selatan ditemukan telah meninggal dunia. Korban meninggal dunia tersebut diketahui merupakan salah satu siswi SMP di Bakongan Timur.

Keterangan dihimpun dari BPBD Aceh Selatan menyebutkan bahwa, korban bersama rekan-rekan sekolah dan kerabatnya khusus datang ke sungai Gampong Jambo Kepok, Kecamatan Kota Bahagia pada Selasa (1/1/2019) sekira pukul 15.45 WIB untuk menghabiskan hari libur mandi bersama sembari makan-makan disungai dimaksud.

Naas menimpa korban, saat sedang asyik mandi-mandi, tiba-tiba muncul arus sungai besar langsung menyeret para korban hingga hilang.

“Kejadian ini segera dilaporkan ke Danpos BPBD 05 Kecamatan Bakongan yang selanjutnya meneruskan laporan itu ke Tapaktuan. Menerima laporan tersebut, kami langsung menerjunkan petugas tim gabungan kelokasi untuk mencari para korban,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP saat dikonfirmasi wartawan via telpon, Selasa (1/1/2019) malam.

Dengan dibantu masyarakat sekitar, petugas BPBD bersama tim gabungan langsung melakukan proses pencarian dengan cara menyelam ke dasar sungai untuk menemukan korban.

Ia menambahkan, setelah dilakukan pencarian kurang lebih satu jam, akhirnya sekitar pukul 16.30 WIB ditemukan 2 korban selamat dan 1 korban atas nama Siti Hawa ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” tuturnya.

Menurutnya, kejadian korban hilang akibat terseret arus sungai tersebut merupakan insiden perdanadi tahun 2019 di Kabupaten Aceh Selatan.

Ia juga menghimbau masyarakat setempat agar ekstra hati-hati saat menghabiskan waktu liburan akhir tahun baik di sungai maupun di pantai,”imbuhnya. (MS)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *