Tgk Muhammad Daud, Bersama Tim Dinsos Aceh Timur, Bantu Anak Yang Ditelantarkan Oleh Ibu Kandung

MMGN – Aceh Timur |Peristiwa yang sangat menyedihkan terjadi di Dusun Mawar Paya Demam 3 Kec Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, terkait dengan permasalahan kesejahteraan sosial anak yang masing-masing an. Ruth Zaida (14 l), Azzizi Rabbaul Maulana(12), Abdul Gafur(11), Yasir Arafat(11).

Anak-anak tersebut ditinggal pergi oleh ibu kandungnya ( Azura Emelda) dari tanggal 4 Oktober 2019 sampai berita ini ditayangkan.

Untuk itu Dinas Sosial Aceh Timur, Tgk Muhammad Daud Anggota DPRK Aceh Timur, Muspika Kecamatan , Babinsa setempat, LSM Aceh Future, Keuchik dan seluruh aparat Gampong melakukan penanganan terhadap kasus tersebut.

Tepat pada hari rabu tgl 16 Oktober 2019 tim tersebut diatas mengadakan musyawarah di tempat lokasi kejadian untuk menindak lanjuti kemana arah anak-anak tersebut bisa ditempatkan agar mendapat pengasuhan sementara yang lebih layak.

Dalam hal ini Dinas sosial memberikan solusi sesuai SOP Dinas, bahwa setiap ada anak-anak yang di telantarkan oleh siapa pun harus diberi perlindungan untuk ditempatkan di tempat yg lebih layak. Untuk itu Dinas Sosial meminta
Kepada semua tim yang hadir agar bisa ditempatkan ke lembaga yang bermitra dengan Dinas Sosial Aceh Timur yaitu ke Yayasan Baitul Huda Desa Paya Naden Kec. Madat.

Dalam seketika itu tim yang sudah berkolaborasi langsung mengantar ke 4 anak tersebut ke Baitul Huda agar dapat lebih terjamin dalam kehidupan selayaknya anak-anak yang masih dibawah umur.

Terkait dengan persoalan ibunya itu sudah ditangani oleh pihak kepolisian dalam hal ini Kapolsek setempat akan mencari keberadaan ibunya . Informasi dari anaknya bahwa ,sekitar pukul 4 sore ibunya meminta anaknya untuk diantarkan ke perbatasan Langkahan dengan sepeda motor yg dipinjamkan dari tetangganya, setiba disana langsung bertemu dengan seorang laki-laki yang sering datang kerumahnya dengan seketika pula ibunya naik ke motor laki-laki itu, kemudian anaknya langsung kembali pulang kerumahnya.

Status ibunya sekarang janda ditinggal cerai oleh suaminya yang ke 3. dengan perbuatan tersebut Azura Emelda (ibu dari anak anak tsb) telah melanggar UU Perlindungan Anak dalam hal penelantaran anak yang masih dibawah umur. Demikian arahan Bapak Ir. Elfiandi, Sp.I, melalui Kabid Rehabilitasi Sosial Iskandar, S.Kom didampingi Kasi Rehabsos Tunasosial dan Korban Perdagangan Orang serta Sakti Peksos dan TKSK.

Muhammad Daud sapaan akrab Abi Pante Panah DPRK Aceh Timur dari dapil 4 fraksi PA yang juga ikut mendampingi TIM Dinas Sosial Aceh Timur, ini bukan hanya menyangkut Warga Aceh Timur atau bukan, tapi ini menyangkut tentang kemanusiaan dan juga sosial kita bermasyarakat, namun dengan kejadian ini saya berharap agar Pemerintah Desa lebih ekstra lagi dalam melayani masyarakat, baik pelayanan maupun administrasinya ucap Abi Pante Panah kepada awak media.

Sambungnya lagi apabila mereka pendatang mohon dipastikan administrasinya yg lengkap, apabila terjadi sesuatu kita tidak repot-repot lagi seperti hari ini, pesan saya kita jangan hanya pandai melihat kesalahan orang lain, tapi cobalah kita bergandengan tangan untuk membantu meringankan beban saudara saudara kita, kita harus bekerja secara berjenjang, itu semua harus dimulai dari desa bebernya.

Ketua lembaga Acheh Future Razali Yusuf mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dinas Sosial dan Anggota DPRK Aceh Timur yang dengan sigap langsung turun menjemput anak-anak ini untuk dititipkan ke panti untuk mendapatkan pendidikan yang layak ucapnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *