TIM PEMIKIR KEMENANGAN PARTAI ACEH : PERANGKAT GAMPOENG HARUS TRANSPARAN DALAM MENGELOLA APBG.

ACEH BESAR-MMGN I Ibnu Khatab, Tim Pemikir Kemenangan PA Aceh Besar meminta kepada perangkat gampong (Aparatur Desa) harus transparan dalam mengelola dana gampoeng. Hal ini disampaikannya kepada Ketua DPRK Sulaiman, SE saat menghadiri Reses ke-II Tahun Sidang 2017-2018 di Wisata Pantai Ujoeng Batee, Senin 2/4/18.

”kalau perangkat gampoeng tidak transparan, bagaimana masyarakat bisa mengetahui kemana APBG itu dipergunakan”, sebutnya.

Ibnu menilai selama ini hampir seluruh gampoeng di Aceh Besar realisasi APBG sangat tertutup oleh pemerintah gampoeng terhadap gampoeng itu sendiri. Maka dalam kesempatan ini, Tim Pemikiran Kemenangan Partai Aceh ini menginginkan keterbukaan APBG harus dilakukan melalui pemasangan Baliho dan Media, baik cetak ataupun online agar memudahkan masyarakat memantau langsung setiap kegiatan yang akan dilaksanakan dalam gampoeng tersebut.

Untuk menghilangkan keraguan masyarakat dalam mengelola APBG, sambungnya Ibnu menaruh harapan besar kepada Geuchik dan Perangkat Gampoeng untuk menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan amanah masyarakat. Ia juga meminta agar Geuchik serta Perangkat Gampoeng yang ada di wilayah Aceh Besar untuk mengaktifkan seluruh Kantor Desa yang ada di wilayah tersebut agar masyarakat dapat tertampung keperluannya.

”kami meminta kepada Geuchik dan Perangkatnya transparan dalam mengelola APBG gampoeng serta aktifkan seluruh Kantor Desa agar masyarakat dapat tertampung keperluannya”, ucapnya.

Saat ditanya oleh media ini, apakah membangun Gampoeng harus menunggu realisasi APBG, Ibnu menjawab membangun gampoeng tidak harus berharap realisasi APBK dan APBG. Semua industri yang masuk ke dalam wilayah Aceh Besar, maka industri itu berhak membangun gampoeng yang ada di wilayah tersebut, seperti PT. Lavarge Cement Indonesia (LCI), pungkas Ibnu.

”saya selaku masyarakat Gampoeng Lupung meminta kepada semua Industri yang ada di wilayah Aceh Besar untuk membangun gampoeng lewat Program CSR nya (Corporate Social Responsibility)”, minta Ibnu Khatab yang akan mewakili masyarakat Lupung menuju DPRK Aceh Besar melalui Dapil Empat di Tahun 2019 mendatang.

Reporter : Saiful.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *