Wakil Bupati Aceh Besar : Gampong Percontohan Bersyariat Harus Mampu Menjalankan Syariat Islam Secara Kaffah

ACEH BESAR – Pemilihan Gampong Percontohan Bersyariat Islam di Kabupaten Aceh Besar dilakukan bertujuan untuk meminta bantuan Allah. “Kita meminta kekuatan kepada Allah supaya kita dapat menjalankan syariat islam, sehingga Aceh Besar ini kita harapkan jadi daerah yang penuh Ridha Ilahi sehingga kesatuan dan persatuan dapat terjalin sendiri,” kata Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab kepada media disela-selain penilaian gampong bersyariat Islam di Gampong Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, Rabu (5/12/2018).

Waled Husaini sapaan akrab Wabup Aceh Besar menyampaikan gampong syariat yang akan dipilih nanti adalah gampong yang benar-benar menjalankan syariat Islam secara kaffah, dan taat kepada Allah SWT dan taat kepada aturan Negara Indonesia.

Ia mengatakan, kegiatan penilaian terhadap gampong percontohan Bersyariat Islam ini akan dilakukan setiap tahun, hal ini sesuai dengan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali – Tgk H Husaini A Wahab yaitu Terwujudnya Aceh Besar yang Maju, Sejahtera dan Bermatabat dalam Syariat Islam dan Meningkatkan Pelaksanaan Syariat Islam di Kabupaten Aceh Besar.

“Kita menginginkan kampung ini jangan lagi kena kutukan Allah, mudah-mudahan kampung di Aceh Besar menjadi Gampong yang Ridha Ilahi, Kalau Gampong ini sudah ridha Ilahi, pemerintah sudah aman, baru namanya baidatun, thayyibatun warabbul ghafur,” kata waled

Penilaian yang dilakukan pemkab Aceh Besar ini tidak hanya menjalankan shalad 5 waktu secara berjamaah, akan tetapi juga terhadap pelaksanaan kegiatan fardhu ain dan fardhu kifayah, seperti pengajian rutin terhadap anak-anak, remaja, dewasa dan ibu-ibu. Kegiatan kegiatan keagaman hari-hari besar, pengajian ibu-ibu semua yang berkaitan dengan syariat islam, mudah-mudahan hal-hal yang menyimpang dengan syariat Islam hari demi hari akan semakin bisa dihilangkan, tambah Waled Husaini.

“Dengan adanya penilaian terhadap gampong percontohan bersyariat ini diharapkan masyarakat akan tergugah kembali untuk terikat dengan ibadah, terikat dengan jamaah, juga dengan ibadah-ibadah wajib nafakah dengan keluarga,” sebutnya.

Waled Husaini juga berharap kepada seluruh gampong di Aceh Besar semoga jadi gampong aman, tentram dan damai. tapi baru tentram damai harus kita jalankan syariat, dengan menjalankan syariat aman damai ini akan di ikuti sendiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Carbaini SAg menyebutkan, Gampong Meunasah Krueng ini adalah gampong ke 7 dari 10 gampong terpilih untuk diverifikasi pihaknya, penilaian tersebut diawali dari gampong Lambaro Samahani pada hari (Senin 3/12/2018) sampai dengan Kamis (6/12/2018).

Ia mengatakan, setelah dilakukan penilaian nanti, maka akan dipilih 3 gampong yang akan menjadi juara 1, 2 dan 3. Khusus untuk juara 1 nantinya di tahun 2019 akan mendapatkan dana pembinaan lebih lanjut. Turut hadir Muspika Ingin Jaya, Keuchik dan perangkat gampong Meunasah Krueng.