Wareeh Keluarga Ulee Balang (KUB) Aceh, Laksanakan Silaturrahmi Anggota dan Buka Puasa Bersama

Banda Aceh – MMGN | Yayasan Wareeh Keluarga Ulee Balang (KUB) Aceh, Sabtu (25/05/2019) melaksanakan kegiatan Silaturrahmi dan Buka Puasa Bersama di Hotel Kuala Radja, Banda Aceh.
Sekretaris Wareeh KUB, Teuku Muhammad Zulfikar mengatakan bahwa kegiatan Silaturrahmi dan Buka Puasa Bersama tersebut dihadiri lebih kurang seratus orang yang terdiri dari Pengurus dan Anggota Wareeh KUB Aceh.

Pada kesempatan tersebut juga di serahkan santunan kepada 33 orang anak yatim yang berada di sekitar Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Ketua Wareeh KUB, Teuku Mufizar, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya. Selain kegiatan Buka Puasa dan santunan anak yatim, juga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya seperti kunjungan sosial, pengabdian masyarakat, halal bi halal serta maulid Nabi Muhammad SAW.

“Beliau mengatakan kami mencoba selalu mendekatkan seluruh pengurus dan anggota Wareeh, sehingga tali silaturrahim sesama anggota dan pengurus tetap akan selalu terjaga”, tegas Teuku Mufizar.

Pada kegiatan tersebut juga disampaikan tausiyah dan nasehat yang disampaikan oleh Teuku Muhammad Dahlan, selaku salah seorang sesepuh Wareeh KUB Aceh. Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar tersebut berharap agar para Wareeh selalu menjaga kekompakan dan semangat kekeluargaan sehingga dengan demikian masyarakat Aceh juga akan selalu berada dalam kedamaian dan kebahagiaan.

Bayangkan saat ini masyarakat kita sudah mulai terkotak-kotak dan mulai nafsi-nafsi, hal ini disebabkan oleh proses demokrasi di negara kita yang kelihatan berproses kurang sehat, sehingga yang terjadi masyarakat kita cenderung terbelah menjadi kelompok-kelompok, tapi setelah proses demokrasi selesai, mari kita rajut kembali kebersamaan tersebut. Tidak ada lagi istilah pendukung si A atau si B. Kita semua bersaudara, dan silaturrahmi merupakan salah satu upaya terbaik yang harus tetap kita rawat dan kita laksanakan.

Beliau juga mengatakan mudah-mudahan dengan kegiatan-kegiatan seperti ini proses perdamaian dan kebersamaan antara sesama kita masyarakat Aceh akan terus terjaga hingga di akhir masa nantinya. (*)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *