Kadis Pengairan Aceh Tinjau Sejumlah Infrastruktur Yang Rusak Akibat Banjir di Aceh Timur

Aceh Timur-MMGN |Hujan lebat sepekan ini telah melanda wilayah Provinsi Aceh yang mengakibatkan banjir terparah hingga terjadinya tanah longsor , dan merusak sejumlah infrastruktur, bahkan juga menghancurkan maupun meluluh lantak kan segala sektor usaha perekonomian masyarakat termasuk petani yang sebelumnya kondisi makmur, kemudian menjadi hancur.

Liputan awak media bersama Tim Dinas Pengairan Aceh Tinjau Infrastruktur di Aceh Timur senin, 7/12/2020.

Kepala Dinas Pengairan Aceh Ir Mawardi saat melakukan kunjungan kerjanya ke Aceh Timur, senin (7/12) menyampaikan ke awak media bahwa kedatangan kami langsung ke daerah berdampak banjir seperti kemarin di Lhokseumawe,Aceh Utara,dan hari ini di Aceh Timur, hingga Aceh Tamiang selanjutnya kebeberapa kabupaten lainnya di aceh adalah untuk menginventarisir kerusakan infrastruktur terkait pengairan.

Kita juga telah menurunkan tim kaji cepat dari dinas untuk mendeteksi jumlah kerugian infrastruktur akibat banjir dalam arti kata berapa jumlah nilai anggaran yang dibutuhkan terkait irigasi agar dapat dikembalikan kondisi yang tentunya untuk irigasi

Kita berharap informasi-informasi terkait infrastruktur pengairan yang berdampak akibat banjir segera disampaikan secara cepat, untuk kita tindak lanjuti, dan kita juga perlu sinergis dengan pihak kabupaten, terkait kewenangan irigasi misal kerusakan irigasi kewenangan provinsi ditangani oleh pihak provinsi, dan kewenangan kabupaten ditangani oleh kabupaten.

Perlu kita tau bersama terkait covid-19 banyak aktifitas dan kegiatan terganggu, akan tetapi terkait pertanian itu sektor terkuat dan bertahan yang perlu diprioritaskan.

Untuk pantai timur utara, aceh utara, aceh selatan, Aceh Tenggara serta beberapa daerah lainya yang berdampak banjir saat ini telah kita turunkan tim kaji cepat untuk memeriksa kondisi infrastruktur sebut beliau.

Selanjutnya Komisi Irigasi (Komir) DI Jambo reuhat Kabupaten Aceh Timur Nurdin sapaan B Din menambahkan terkait kedatangan Bapak Kepala Dinas Pengairan Provinsi Aceh ke wilayah kita itu suatu penghargaan yang besar dari kami untuk beliau, yang dalam kunjungannya sangat cepat untuk melihat beberapa infrastruktur rusak akibat banjir di Daerah Irigasi (D.I) Jambo reuhat seperti talang air yang rusak total ini telah diterjang banjir dan jembatan ini pun rusak berat.

Kami dalam hal ini berharap banyak kepada Bapak Kadis Pengairan agar infrastruktur yang hancur dapat segera dibantu untuk dibangun kembali, mengingat D.I Jambo reuhat mempunyai sawah seluas 1000 hektar pintanya.