Sejumlah Tokoh Mulai Bermunculan Dalam Konferwil NU Aceh Yang Akan Dibuka Gunernur

BANDA ACEH – Pengurus Wilayah NU Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh akan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) XIV yang akan dilaksanakan 25-27 Desember 2020 bertempat di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Sekretaris Tanfidziyah PWNU Aceh Tgk Asnawi M Amin,S. Ag. Ia mengatakan, beberapa hal persiapan acara yang telah dipersiapkan adalah melakukan rapat kepanitiaan Konferwil. Organizing Commitee (OC) dan Steering Committer (SC) telah melakukan serangkaian persiapan acara.

“Konferwil NU Aceh akan diikuti oleh masing-masing 3 orang peserta dari 23 Pengurus Cabang NU di Kabupaten/Kota di Aceh” imbuh Ketua Panitia Pelaksana Iskandar Zulkarnaen, PhD kamis, 24 Desember 2020 di kantor PWNU Aceh.

Iskandar menjelaskan Konferwil kali ini akan mengusung tema “ Membangun Komitmen Nahdlatul Ulama Aceh Untuk Penanggulangan Covid-19”. Seluruh rangkaian Konferwil akan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Menjelang Konferwil PWNU Aceh beberapa kandidat nama calon ketua telah mencuat dan mulai ramai dibicarakan publik. Diantaranya sosok tersebut nama Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh saat ini Tgk. H. Faisal Ali juga termasuk kandidat. Mantan Bupati Bireuen H. Mustafa A Glanggang, Dr. Iskandar Zulkarnaen, PhD akademisi dari Unimal, H. Ibnu Sa’dan mantan Kakankemenag Aceh, Dr. Tgk Muntasir A Kadir, MA Rektor IAI Al-Aziziyah Samalanga saat ini yang juga Ketua Tanfidziyah PCNU Bireuen, dan Dr. Bustami Usman mantan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh “ungkapnya termasuk dirinya juga akan mencalonkan diri.

Ketua Panitia Konferwil PWNU Aceh, Tgk. Dr. Iskandar Zulkarnen mengatakan pada Konferwil PWNU Aceh merupakan ajang pergantian masa kepengurusan NU Aceh 2014-2020. Selain pemilihan Ketua PWNU Aceh dan penyusunan program kerja, juga akan ada sosialisasi penanganan Covid-19 di Dayah juga akan diisi dengan pembahasan Bahtsul Masail tentang Status hukum Game Online yang diikuti oleh peserta dari PCNU kab/kota se-Aceh.

Tgk Iskandar menambahkan selain PWNU Aceh dalam Konferwil ini akan mengimbau kepada PCNU kab/kota di Aceh untuk bisa memasukkan pengetahuan pencegahan Covid 19 dalam ceramah-ceramah dan pengajian yang dilakukan oleh kader-kader NU di Aceh kepada masyarakat.

“Hasil pembahasan pada Konferwil NU Aceh ini, nantinya akan kami sampaikan ke pemerintah Aceh, sebagai bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan” ujar dosen Universitas Malikussaleh ini.

Konferwil PWNU Aceh akan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi peserta yang datang dari berbagai daerah di Aceh.

“Kami telah menyiapkan Relawan Satgas Covid 19 di lokasi kegiatan dari kader-kader NU yang nantinya bertugas mengimbau peserta agar selalu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan mengecek suhu tubuh peserta yang hadir” sebut Tgk Iskandar, seraya mengatakan pembukaan acara akan dihadiri oleh KH. Marsudi Syuhud, Ketua Pengurus Besar NU, Forkominda, dan keluarga besar NU dan rencananya acara akan dibuka oleh Gubernur Aceh []